Lockdown atau penguncian ketat tentu baik untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Namun, tetap saja, ada bagian-bagian kecil di masyarakat yang menolak lockdown. Begitu juga dengan kewajiban memakai masker, sekalipun sudah terbukti mampu mengurangi persentase pengguna tertular Covid-19, tetap saja ada orang-orang yang menolak memakai masker, bahkan saat sedang di transportasi umum seperti pesawat.
Baca juga: Mengapa Pilot Tak Pakai Masker Saat di Pesawat? Inilah Enam Alasannya
Terhadap kelompok-kelompok seperti itu, maskapai nasional Rusia, Aeroflot punya pendekatan tersendiri. Maskapai penerbangan terbesar di Rusia itu dikabarkan tak ambil pusing alias bakal mengizinkan penumpang tak mengenakan masker saat dalam penerbangan.
Dilansir Traveller, bagi penumpang yang menolak mengenakan masker karena berbagai alasan, seperti alasan medis dan berbagai alasan lainnya, saat dalam penerbangan, Aeroflot akan memisahkan kursi penumpang tersebut dari penumpang lainnya yang mengenakan masker.
“Kursi khusus diberikan untuk penumpang yang menyatakan penolakan mereka untuk menggunakan masker setelah pintu (pesawat) ditutup,” kata juru bicara Aeroflot Yulia Spivakova.
Pihak maskapai mengatakan penumpang yang menolak memakai masker akan ditempatkan di dua baris kursi paling belakang pesawat yang ada di sisi sebelah kanan.
Sebetulnya, maskapai yang dahulu pernah menyandang status maskapai terbesar di dunia itu secara tegas menolak penumpang yang tak mengenakan masker untuk ikut terbang. Adapun kasus di atas adalah pengecualian dimana pesawat sudah lepas landas dan tengah dalam penerbangan kemudian tiba-tiba penumpang menolak mengenakan masker.
Pihak maskapai berdalih bahwa jika menurunkan penumpang yang tidak memakai masker ke bandara terdekat akan mengganggu jadwal penerbangan dan menyita waktu yang lebih lama.
Meski demikian, Spivakova mengatakan bahwa peraturan mengenakan masker di dalam pesawat adalah hal yang wajib dan aturan lainnya tetap berlaku di dalam pesawat.
“Kebijakan ini tidak mengecualikan penerapan tindakan pertanggungjawaban lain karena pelanggaran aturan penggunaan alat pelindung diri di atas pesawat,” tambah Spivakova.
CNN International melaporkan, memakai masker merupakan aturan wajib di seluruh maskapai penerbangan dunia mana pun. Hanya saja dalam praktiknya masih banyak penumpang yang bandel dan menolak mengenakan masker.
Baca juga: Akibat Anak Tak Gunakan Masker, Satu Keluarga dan Penumpang Disebelah Dipaksa Keluar Pesawat
Rusia bukan satu-satunya negara di mana peraturan masker di pesawat menjadi masalah. Di Amerika Serikat, insiden penumpang yang menolak memakai masker telah terjadi beberapa kali.
Pada Juli 2020, sebuah penerbangan Southwest Airlines kembali ke Bandara Internasional Denver ketika terjadi perkelahian antara penumpang, karena menolak mengenakan masker.