Sunday, April 6, 2025
HomeBandaraMaskapai India Pekerjakan Awak Kabin yang Tengah Isolasi Mandiri, Imigrasi Bandara Changi...

Maskapai India Pekerjakan Awak Kabin yang Tengah Isolasi Mandiri, Imigrasi Bandara Changi Lakukan Cekal

Covid yang sudah menjadi pandemi di seluruh dunia, membuat banyak negara harus menutup diri dari kedatangan pelancong. Kalaupun mulai membuka diri, setiap negara memiliki aturan tersendiri bagi para pelancong atau siapa pun yang masuk ke negara mereka. Sehingga bagi pelancong yang terinfeksi harus melakukan karantina mandiri agar tidak menularkannya pada orang lain.

Baca juga: Akibat Langgar Karantina, Awak Kabin Vietnam Airlines Dipenjara Dua tahun

Namun, maskapai India mengizinkan awak kabin yang sebelumnya terinfeksi Covid untuk ikut dalam penerbangan padahal belum menyelesaikan isolasi yang wajib dilakukan. Hal ini membuat otoritas imigrasi Singapura tidak senang dan insiden tersebut terjadi beberapa hari yang lalu dan awak kabin tersebut ditahan di Bandara Changi ketika tiba di kedatangan.

Menurut sebuah laporan, awak kabin maskapai penerbangan India ditahan di Bandara Changi karena tidak mengikuti aturan Vovid yang diperlukan. Dilansir KabarPenumpang.com dari simpleflying.com (13/1/2022), awak kabin itu tidak disebutkan namanya dan maskapainya pun adalah yang terkemuka. Awak kabin itu dinyatakan positif Covid belum lama ini, tetapi belum menyelesaikan dua minggu isolasi wajibnya.

“Seorang awak kabin dinyatakan positif pada 31 Desember 2021. Ia dilaporkan kembali bekerja pada Minggu (9/1/2022) ini. Dia terdaftar dalam penerbangan yang berangkat ke Singapura pada hari Selasa dan mendarat di sana pada hari Rabu. Setibanya, pihak berwenang di Bandara Changi menahannya karena dia belum menyelesaikan 14 hari isolasi rumah,” kata seorang kerabat awak kabin itu.

Departemen imigrasi Singapura telah keberatan dengan selang waktu ini dan dapat mengenakan denda pada individu atau maskapai. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah diberitahu tentang insiden tersebut dan sedang menyelidiki masalah tersebut. Untuk diketahui, lonjakan Covid di India mulai berdampak pada operasi penerbangan.

Selama beberapa hari terakhir, puluhan anggota awak di semua maskapai di negara itu telah dilaporkan sakit. Setelah mematuhi pedoman pemerintah untuk manajemen Omicron, Ditjen Perhubungan Udara telah melonggarkan aturan bagi anggota kru yang bergabung kembali setelah terinfeksi. Mereka yang tidak menunjukkan gejala dapat kembali bekerja setelah tujuh hari isolasi, sementara mereka yang memiliki gejala ringan dapat kembali bekerja setelah 14 hari.

Baca juga: Kembali Berlayar, Seorang Penumpang Kapal Pesiar Asuka II Positif Covid-19 Varian Baru

Melihat lintasan infeksi baru, banyak maskapai penerbangan telah mengurangi operasi dan bahkan mengizinkan penumpang memodifikasi pemesanan mereka secara gratis. IndiGo, Air India dan Vistara telah mengumumkan bahwa mereka membebaskan biaya perubahan tanggal penerbangan untuk perjalanan hingga 31 Maret tahun ini.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru