Sempat mendapatkan protes keras dari warganet perihal kontrak kerja samanya dengan Malaysia Airlines beberapa waktu yang lalu, Singapore Airlines seolah tidak terlalu mengambil pusing terkait kekecewaan warganet tersebut. Pembuktian visi pihak maskapai untuk selalu memberikan yang terbaik bagi penumpang ini terbukti dengan diluncurkannya rute penerbangan baru menuju Maladewa. Ya, sebagaimana yang diketahui bersama, Maladewa memang merupakan salah satu destinasi wisata paling favorit di dunia karena keindahan pantainya.
Baca Juga: Sah! Singapore Airlines Terima Boeing 787-10 Perdananya
Rute penerbangan langsung dari Bandara Internasional Changi (SIN) menuju Bandara Internasional Velana (MLE) ini akan dioperasikan oleh pesawat Boeing 787-10 Dreamliner – dimana perjalanan Anda akan semakin terasa sangat special. Selain itu, akses menuju Maladewa juga akan semakin mudah dijangkau dengan hadirnya rute penerbangan dari kawasan Asia Tenggara ini. Ya, seperti yang sudah diketahui sebelumnya, lokasi dai Maladewa yang terpencil pada akhirnya sedikit menyulitkan para pelancong untuk menyambangi pulau yang terkenal dengan pantai putih dan iklimnya yang luar biasa bersahabat ini.
Ternyata tidak hanya si induk perusahaan saja yang membuka rute baru ini, pun dengan anak perusahaannya yang bergerak di sektor penerbangan berbiaya rendah, Scoot, juga dikabarkan telah membuka rute penenerbangan yang sama guna menjangkau pasar ekonomi menengah ke bawah. Jika Anda mengecek di laman google flight, maka akan tampak perbandingan harga yang ditawarkan oleh pihak Singapore Airlines Group.

Penerbangan Perdana Setelah…
Mengutip dari laman simpleflying.com (12/7), sebenarnya pihak Singapore Airlines sudah membuka layanan penerbangan langsung menuju Maladewa sejak tahun 1984 silam, namun ini adalah kali pertama pihak maskapai mengoperasikan rute di bawah perjanjian langit terbuka dan dengan menggunakan varian Boeing 787-10 Dreamliner. Perjanjian antara pihak Singapura dan Maladewa ini sendiri ditandatangani pada tanggal 1 Juli 2019 kemarin dimana hal tersebut memungkinkan pihak Singapura untuk membuka rute perjalanan sebanyak-banyaknya (termasuk penerbangan kargo).
Moda Pengangkut
Jika menilik dari segi modanya, Singapore Airlines mempercayakan Boeing 787-10 yang sudah berada di Singapura sejak Maret tahun lalu untuk mengoperasikan sejumlah rute potensial seperti Bangkok – Kuala Lumpur, Singapura – Osaka, hingga Singapura – Perth.
Sebagaimana yang diakui pihak Boeing pada pemberitaan sebelumnya, Boeing 787-10 Dreamliner merupakan pesawat paling efisien di kelasnya. Efisiensi tersebut dipadu-padankan dengan biaya operasi per kursi paling rendah diantara pesawat berbadan lebar lainnya.
Dengan kapasitas maksimal 330 penumpang dan ukuran kargo yang 15 persen lebih besar, tidak berarti pesawat ini menjadi lebih boros bahan bakar. Pihak Boeing mengaku 787-10 mampu menghemat 25 persen penggunaan bahan bakar ketimbang 787-9. Padahal, kedua mahakarya Boeing ini memiliki tingkat kesamaan hingga 95 persen.
Baca Juga: Singapore Airlines Borong 39 Unit Boeing ‘Wide Body’ Senilai US$13,8 Miliar
Dengan kecepatan jelajah maksimum mencapai 913 km per jam, Boeing 787-10 Dreamliner yang menggunakan dua pilihan mesin – Rolls-Royce Trent 1000 atau General Electric Genx ini siap mengantarkan penumpang Singapore Airlines hingga jarak maksimal 12.964km!
Jadi, sudah siap untuk berlibur ke Maladewa?