Jepang memiliki jumlah jalur kereta api yang sangat banyak, namun navigasinya cukup mudah. Cukup keluarkan ponsel dan kunjungi salah satu dari banyak situs web navigasi kereta api atau buka aplikasi yang sesuai, ketik stasiun tempat Anda ingin memulai dan stasiun yang ingin Anda tuju, dan Anda akan mendapatkan detailnya, hingga- instruksi menit-menit tentang kereta mana yang harus diambil dan ke mana harus pindah, jika perlu, di sepanjang perjalanan.
Baca juga: Navigasi Google Maps Baru Saja Dapatkan Peningkatan Kemampuan 3D
Namun apa yang dilakukan masyarakat Jepang sebelum mereka memiliki ponsel pintar? Jika Anda pergi ke suatu tempat yang dekat dan tidak terlalu pilih-pilih saat sampai di sana, Anda dapat menggunakan peta di gerbang tiket stasiun. Namun, jika Anda sedang menuju ke suatu tempat di luar area terdekat, atau jika Anda memerlukan informasi lebih detail saat akan tiba, Anda perlu membaca buku jadwal, yang terlihat seperti ini.
Buku jadwal adalah kombinasi peta/buku jadwal, yang menunjukkan jalur, stasiun, serta waktu keberangkatan dan kedatangan kereta terkait. Jika Anda ingin beralih dari, katakanlah, dari Stasiun Takadanobaba di Tokyo ke Stasiun Hakone Yumoto di Prefektur Kanagawa pada hari Sabtu, dan sampai di sana pada pukul 11:30, Anda akan melihat peta untuk melihat stasiun mana yang perlu Anda tuju di sepanjang perjalanan.
Kemudian Anda akan bekerja mundur dari akhir rute, memeriksa kedatangan terakhir ke Hakone Yumoto yang masih sebelum pukul 11:30, menelusuri kereta itu kembali ke stasiun tempat Anda akan pindah, dan seterusnya hingga Anda mendapatkan waktu keberangkatan yang Anda perlukan untuk kereta pertama yang akan Anda naiki dari Takadanobaba.
Hal ini, seperti yang mungkin dapat Anda bayangkan, menjadikan perencanaan rute kereta api menjadi sebuah proyek, dan banyak orang senang dengan kenyamanan membiarkan ponsel mereka melakukan pekerjaan untuk mereka dalam hitungan detik. Namun, bagi banyak orang, ada rasa nostalgia yang kuat untuk membolak-balik halaman buku jadwal dan secara mental melakukan perjalanan, menambah antisipasi untuk melakukannya secara nyata setelahnya, itulah sebabnya mainan kapsul gachapon terbaru di Jepang adalah buku jadwal reproduksi miniatur.
Jajaran mainan kapsul terdiri dari empat buku, semuanya mencakup jalur JR/Japan Railways dan memiliki cap khusus untuk kolektor. Yang kami dapatkan adalah Edisi Peringatan 600, yang juga menandai peringatan 50 tahun seri buku jadwal JR Kotsu Shimbunsha, dan diterbitkan pada bulan April 2013. Hadiah potensial lainnya dari mesin gacha adalah edisi April 1987 (memperingati pembentukan Japan Railways), Oktober 2022 (merayakan 150 tahun pembukaan jalur kereta penumpang pertama di Jepang, dari Shimbashi ke Yokohama), dan Mei 2023 (peringatan ke-60 seri buku jadwal JR).
Dengan lebar kurang dari empat sentimeter (1,6 inci), buku mainan kapsul ini memang berukuran kecil, namun tetap asyik untuk dibaca sambil membayangkan bagaimana Anda berpindah dari stasiun ke stasiun dan menjelajahi Jepang.
Setiap buku memiliki 106 halaman yang mengesankan, dan dengan harga 500 yen (US$3,25), buku ini cocok dijadikan oleh-oleh kecil yang keren bagi penggemar kereta api dan penggemar perjalanan pada umumnya.
“Dari Navigasi Sampai Keselamatan”, Inilah Alasan Info Ketinggian di Stasiun Tetap Dipertahankan