Penumpang pesawat mabuk dan betindak aneh serta mencurigakan kerap kali terjadi. Bahkan membuat penumpang panik dan awak kabin harus menenangkannya serta mengamankan penumpang tersebut. Seperti baru-baru ini seorang pria 24 tahun harus ditahan pihak kepolisian prefekur Chiba saat tiba di Bandara Internasional Narita pada Jumat (17/8/2018) kemarin. Pasalnya pria berkewarganegaraan Amerika Serikat itu dituduh mengencingi penumpang lain selama penerbangan.
Baca juga: Tangkal Masuknya Penumpang Mabuk, Inggris Perketat Peredaran Alkohol di Bandara
Dilansir dari foxnews.com (21/8/2018) oleh KabarPenumpang.com, pria muda yang diketahui bernama Denish Parekh bangun dari tempat duduknya dan mengencingi seorang pria Jepang berusia 50 tahun yang duduk dua baris di belakangnya. Pria tua yang menjadi korban tersebut saat itu tengah asik tidur dan menikmati perjalanannya dengan All Nippon Airways (ANA) tujuan Chicago, Amerika Serikat ke Narita, Jepang.
Saat insiden tersebut, pria Jepang sempat menahan Denish, namun pelaku sudah terlanjur melakukan perbuatannya dan sempat membuat kericuhan dalam penerbangan. Untungnya awak kabin tanggap untuk memisahkan korban dan pelaku. Denish yang menjadi pelaku kemudian diamankan awak kabin sampai pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Narita.
Kemudian setelah mendarat awak kabin langsung menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian dengan tuduhan penyerangan. Namun pria muda tersebut membantah tuduhan itu dan mengatakan tidak mengingat kejadian selama penerbangan.
Dari keterangan yang didapat dari kepolisian, pria 50 tahun tersebut tidak mengenal pria muda yang mengencingi dirinya, bahkan belum pernah bertemu sekalipun. Tak hanya itu ternyata pria Amerika itu meminum empat gelas champagne dan segelas sake selama penerbangan.
“Karena saya dalam keadaan mabuk, saya tidak ingat kejadian itu,” ujar Denis yang dikutip salah seorang polisi.
Baca juga: Diamankan Karena Berteriak ‘Bom,’ Pria Ini Ternyata Mabuk
Selain mengencingi, penumpang mabuk juga pernah membuat geger pesawat mengatakan adanya bom. Penumpang itu mengatakan membawa bom di dalam tas tangannya sehingga membuat panik penumpang lain.
Saat coba ditenangkan Amar Chaudhary menanggapi awak pesawat dengan hal buruk dan mengucapkan kata-kata kasar. Setelah diamankan petugas kepolisian ternyata Amar dalam keadaan mabuk dan hasil medis pun menunjukkan hal yang sama.