Garuda Indonesia menyongsong penerbangan haji tahun 2022 mendatang, sekalipun masih menunggu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi. Flag carrier nasional Indonesia itu telah mempersiapkan armada widebody Boeing 777-300ER dan Airbus A330-300.
Baca juga: Penerbangan Haji 2019 Rampung, Garuda Indonesia Catatkan OTP 89 Persen!
“Garuda Indonesia telah mempersiapkan sejumlah armada widebody untuk melayani penerbangan Haji 2022 di antaranya armada B777-300ER hingga A330-300. Adapun jenis pesawat ini tentunya akan menyeleraskan dengan kriteria dan kebutuhan yang ditetapkan oleh regulator maupun pemangku kepentingan terkait,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dalam keterangannya.
“Lebih lanjut, jumlah armada yang akan digunakan tentunya juga akan kami selaraskan dengan proyeksi kuota jamaah haji Indonesia yang akan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi,” tambahnya.
“Oleh karenanya, kami akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan terkait guna memastikan Garuda Indonesia senantiasa siap menjalankan mandat sebagai national flag carrier untuk terus berada di garda terdepan dalam memastikan aksesibilitas dan kebutuhan layanan penerbangan haji bagi masyarakat Indonesia dapat terpenuhi dengan optimal,” lanjutnya.
Garuda Indonesia diketahui memiliki 10 unit Boeing 777-300ER dan 17 Airbus A330-300. Di awal pandemi pada tahun 2020, kebanyakan dari pesawat tersebut digrounded. Namun, seiring berjalannya waktu, dua tipe pesawat itu dikerahkan untuk mengangkut penumpang di rute-rute domestik, dari sebelumnya beroperasi hanya di rute-rute jarak jauh.
Pada Maret 2020 lalu, Garuda Indonesia mengerahkan armada Airbus A330-300-nya ke rute gemuk maskapai antara Jakarta dan Denpasar.
Ketika itu, dari total 12 keberangkatan di bulan Maret, empat di antaranya menggunakan armada widebody (Airbus A330-300) dengan konfigurasi yang beragam, mulai dari kelas ekonomi (seluruhnya dengan total 360 penumpang) serta kelas ekonomi dan bisnis. Sisanya, masih menggunakan pesawat narrowbody atau satu lorong, dalam hal ini Boeing 737-800NG.
Akan tetapi, seiring jumlah penumpang yang terus menurun, Garuda Indonesia kembali menggrounded armada widebody-nya.
Baca juga: Performa Penerbangan Haji, Antara Level OTP dan Ketersediaan Pesawat Sewaan
Barulah mulai 22 Maret 2021, armada widebody maskapai mulai melayani rute-rute gemuk domestik kembali dan variannya pun lebih lengkap, dari semula di tahun 2020 hanya melibatkan Airbus A330-300, menjadi turut melibatkan Airbus A330-900Neo dengan kapasitas 301 penumpang, Airbus A330-200 berkapasitas 222 penumpang, dan Boeing 777-300ER yang berkapasitas 314 penumpang (triple class) dan 393 penumpang (dual class).
Terkhusus untuk Boeing 777-300ER, pesawat ini memang sudah bertahun-tahun menjadi andalan Garuda Indonesia dalam melayani penerbangan haji. Terakhir, pesawat tersebut melayani penerbangan haji pada tahun 2019 sebelum virus Corona mewabah ke seluruh dunia.