Warga Korea Selatan baru saja dibuat geger setelah mendapat kiriman ratusan balon udara dari saudaranya di utara, namun, balon udara ini bukan berisi sesuatu yang indah, melainkan berisikan berbagai jenis sampah, mulai dari botol plastik, bagiab sepatu sampai kotoran manusia.
Baca juga: Hari Ini, 88 Tahun Silam, Balon Udara Zeppelin Hidenburg Terbang Perdana
Seperti dilaporkan BBC.com, Korea Utara telah menjatuhkan sedikitnya 260 balon udara yang membawa sampah ke Korea Selatan, sehingga mendorong pihak berwenang memperingatkan warganya untuk tetap berada di dalam rumah.
Militer Korea Selatan juga memperingatkan masyarakat agar tidak menyentuh balon putih dan kantong plastik yang menempel di dalamnya karena mengandung “sampah kotor”.
Balon-balon tersebut telah ditemukan di delapan dari sembilan provinsi di Korea Selatan dan kini sedang dianalisis. Korea Utara dan Selatan sama-sama menggunakan balon dalam kampanye propaganda mereka sejak Perang Korea pada tahun 1950an.
Over 90 #NorthKorean balloons filled with garbage & manure fall in #SouthKorea
According to the Joint Chiefs of Staff of the South Korean Armed Forces, since the evening, balloons have been crossing the border and falling in different places across the country.
The balloons… pic.twitter.com/pE4IUENVV1
— Indo-Pacific News – Geo-Politics & Defense (@IndoPac_Info) May 29, 2024
Militer Korea Selatan sebelumnya mengatakan pihaknya sedang menyelidiki apakah ada selebaran propaganda Korea Utara di dalam balon tersebut. Insiden baru-baru ini terjadi beberapa hari setelah Korea Utara mengatakan akan melakukan pembalasan terhadap “seringnya menyebarkan selebaran dan sampah lainnya” di wilayah perbatasan yang dilakukan oleh para aktivis di Korea Selatan.
“Gundukan kertas bekas dan kotoran akan segera tersebar di wilayah perbatasan dan wilayah pedalaman Korea Selatan dan negara ini akan merasakan betapa besarnya upaya yang diperlukan untuk menghilangkannya,” kata Wakil Menteri Pertahanan Korea Utara Kim Kang Il dalam sebuah pernyataan kepada media pemerintah pada hari Minggu.
Foto-foto yang dibagikan di media sosial menunjukkan tas-tas yang diikatkan melalui tali ke balon putih tembus pandang yang membawa tisu toilet, tanah gelap, baterai, dan isi lainnya.
Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa “beberapa balon yang jatuh membawa sesuatu yang tampak seperti kotoran jika dilihat dari warna dan baunya yang gelap”. Militer Korea Selatan mengutuk tindakan tersebut sebagai “pelanggaran nyata terhadap hukum internasional”.
“Ini sangat mengancam keselamatan rakyat kami. Korea Utara sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang terjadi akibat balon-balon tersebut dan kami dengan tegas memperingatkan Korea Utara untuk segera menghentikan tindakan tidak manusiawi dan kasar ini,” kata juru bicara militer.