Jamu menjadi salah satu minuman tradisional orang Indonesia dan selama pandemi ini, jamu menjadi yang paling di cari untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Nah bagaimana kalau jamu juga disajikan dalam penerbangan untuk menggantikan atau menambah varian minum baru dalam menu?
Baca juga: HokBen Pasok Menu Baru di Garuda Indonesia, Bagaimana Quality Control-nya?
Ya, tepat pada 17 Agustus 2020 dalam rangka menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Garuda Indonesia bekerja sama dengan PT Mustika Ratu dengan menghadirkan jamu di menu hidangannya dalam Festive Season Inflight Independence Day. Dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Presiden Direktur PT Mustika Ratu, Bingar Edigius Situmorang mengatakan, pihaknya berharap dengan adanya kerja sama ini, bisa membantu meningkatkan industri jamu di dalam negeri yang masih cukup berpotensial.
Ini karena Indonesia memiliki beragam tanaman herbal yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan dunia usaha juga semakin kreatif didukung perkembangan pasar online yang menjadi salah satu faktor utama pentingnya generasi milenial terhadap industri jamu.
“Hal ini untuk menghidupkan kembali jamu sebagai minuman modern yang inovatif serta menjadi bagian dari lifestyle yang sehat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Edigius.
Dalam kerja sama ini Mustika Ratu menghadirkan fresh jejamu dalam lima varian rasa yakni Kunir Asam, Coco Pandan Latte, Temulawak Latte, Golden Tumeric Latte dan Jahe Merah Sereh. Edigius menambahkan, mereka juga menghadirkan jamu kemasan modern dan siap minum (RTD) seperti Gula Asam, Beras Kencur dan Kunir Asam.
“Keduanya, disediakan sebanyak 4.500 unit dan akan didistribusikan oleh tim manajemen Garuda Indonesia kepada penumpang yang berangkat dari Jakarta ke tujuan golden routes yakni Semarang, Makassar, Solo, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Denpasar, Yogyakarta, Balikpapan dan Palembang serta rute strategis tujuan internasional Singapura dan Hongkong,” jelasnya.
Menurut Egidius, jejamu ini adalah jamu fresh yang diracik dengan resep asli dari DR. BRA Mooryati Soedibyo yang biasa dibuat untuk kesehatan para raja dan ratu di keraton. Selain Jejamu dan RTD, Mustika Ratu juga menyiapkan personal health kit yang terdiri dari masker dan hand sanitizer Zaitun.
Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT Garuda Indonesia, Ade R Susardi mengatakan, sejalan dengan misi Garuda Indonesia untuk memperkenalkan keragaman budaya serta keramahtamahan khas Indonesia dalam seluruh touch point layanan penerbangan, jalinan kerja sama dengan Mustika Ratu diharapkan dapat menghadirkan pengalaman penerbangan yang lebih berkesan bagi penumpang.
“Kami tentunya berharap berbagai upaya peningkatan layanan baik pada aspek safety, keamanan dan kenyamanan penerbangan tersebut dapat semakin menggiatkan confident dan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi udara di masa adaptasi kebiasaan baru ini bersama Garuda Indonesia,” kata Ade.
Baca juga: Mulai 1 Oktober, Singapore Airlines Tawarkan Ramen untuk Penumpang Kelas Satu dan Bisnis
Sayangnya, kehadiran jamu dari Mustika Ratu dalam penerbangan Garuda Indonesia tidaklah lama. Ade menyebutkan ini hanya berlangsung pada penerbangan di 17 Agustus 2020 untuk memperingati HUT RI Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Ini hanya satu hari saja,” ujarnya ketika dihubungi KabarPenumpang.com, Selasa (18/8/2020).