Pasti sudah tahu dong tentang papan nama stasiun kereta api yang berada di bagian ujung peron. Papan nama stasiun ini berfungsi untuk mengetahui khususnya para penumpang dalam perjalanan kereta api saat tiba atau memasuki stasiun tersebut. Papan nama stasiun saat ini terdiri dari logo perusahaan (KAI), nama stasiun, dan letak ketinggian stasiun tersebut. Semua serentak mengikuti aturan penempatan tulisan yang ada di papan tersebut begitu juga dengan dominan warna dasar putih dan garis biru.
Baca juga: Unik, Stasiun Bhawani Mandi Terletak di Dua Negara Bagian India
Papan nama stasiun sudah standar dengan perusahaan yang disetujui, yaitu warna, tulisan dan penempatannya. Namun jika kembali ke masa dulu papan nama stasiun seakan tidak seragam. Bahkan jenis tulisannya pun berbeda. Atau ada juga yang menggunakan ukuran tulisan yang lebih besar namun tulisan ketinggiannya justru lebih kecil. Bahkan biasanya jenis tulisan pada nama stasiunnya pun menggunakan jenis huruf “Arial”, namun ada pula yang menggunakan jenis tulisan lain seperti jenis “Times New Roman”. Ukuran tulisannya pun berbeda – beda ada yang terlalu besar, ada pula yang ukuran sedang.
Uniknya papan nama stasiun kereta api pada jamannya identik dengan komersial. Papan nama stasiun saat itu sempat menggunakan iklan rokok yang fenomenal. Serentaknya papan nama stasiun menggunakan iklan tersebut cukup bertahan lama dan penempatannya pun ada di bagian tiap ujung peron, bangunan stasiun dan bagian depan stasiun. Tak hanya papan nama yang dikomersilkan, di stasiun wilayah Jabodetabek penumpang dikejutkan dengan papan nama stasiun di Tanah Abang. Papan nama yang berada di peron ini sempat menggunakan aksara Jepang.
Baca juga: Sering Lihat Simbol dan Deret Angka Ini di Stasiun? Inilah Arti Sebenarnya!
Ya, sempat fenomenal juga dengan papan nama bertuliskan “タナアバング (dibaca: Tana Abangu)”. Bahkan sempatnya para penumpang berswafoto dengan latar belakang tulisan papan nama tersebut, seakan di stasiun negeri sakura. Namun, sebenarnya pemasangan papan nama ini bukanlah agenda dari PT KAI untuk serentak dipasang pada stasiun-stasiun KA di Jabodetabek. Namun, papan tersebut merupakan sebuah media iklan dari salah satu penyedia jasa travel untuk pemesanan tiket pesawat dan reservasi hotel. (PRAS – Cinta Kereta Api)