Monday, April 7, 2025
HomeDaratKereta Cepat Diesel Listrik Meledak di Inggris, Gerbong Makan Jadi Korban

Kereta Cepat Diesel Listrik Meledak di Inggris, Gerbong Makan Jadi Korban

Sebuah kereta cepat berusia tua yang mengular di Inggris dilaporkan belum lama ini telah mengalami insiden ledakan di salah satu gerbongnya. Kereta cepat yang diketahui adalah InterCity 125 telah dioperasikan sejak 1975 dan mengusung teknologi diesel listrik.

Baca juga: Virgin Trains Masih Gunakan Gelas kertas Daur Ulang

Tepatnya pada Senin, (26/3/2018), layanan kereta cepat InterCity 125 yang dioperasikan Virgin East Coast berangkat dari Edinburgh ke London, pintu gerbong kereta makannya tiba-tiba meledak dan terbuka. Insiden tersebut membuat seorang pramusaji kereta berteriak karena barang-barang terlempar keluar dari pintu yang terbuka tersebut. Padahal seharusnya pintu tetap terkunci dengan aman.

KabarPenumpang.com melansir dari laman eastlothiancourier.com (29/3/2018), bahwa pintu kereta tersebut meledak saat berada di antara Prestonpans dan Longniddry. Harry Barker, ketua East Lothian Community Rail Partnership yang saat itu berada di gerbong makan mengatakan, ada dentuman yang keras serta diikuti jeritan kru kereta. “Ada dentuman hebat yang diikuti jeritan, pintu gerbong makan meledak kemudian pintu terbuka, tetapi rangkaian gerbong kereta makan masih menempel di set kereta,” ujar Barker.

Dia mengatakan dengan kondisi tersebut bisa menyebabkan penumpang jatuh dan memakan korban. Namun untungnya tidak ada korban dalam insiden ledakan pintu gerbong makan tersebut, meskipun beberapa barang di gerbong tersebut tersedot keluar.

Atas kejadian tersebut, salah seorang kru kereta langsung memang menarik rem darurat sehingga kereta berhenti di jalur. Diketahui kereta tersebut adalah InterCity 125 yang sudah berusia 40 tahun. Walau sudah berusia tua, faktanya kereta ini masih mampu berjalan dengan kecepatan 201 km per jam dan masih memiliki pintu manual yang bisa dibuka dari dalam. Juru bicara Virgin Trains East Coast mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki insiden yang terjadi pada 26 Maret 2018 lalu.

Baca juga: Hyperloop One Ganti Nama Setelah Virgin Group Tanam Saham

“Atas insiden ini tidak ada penumpang atau staf yang terluka dan memastikan kereta segera berhenti. Kami telah memberitahu cabang investigasi kecelakaan kereta api tentang insiden ini dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan yang mereka lalukan,” ujar juru bicara tersebut.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru