Sunday, April 6, 2025
HomeDaratKA Jenggala, Kereta Komuter Plus "Wisata" Rute Mojokerto-Sidoarjo

KA Jenggala, Kereta Komuter Plus “Wisata” Rute Mojokerto-Sidoarjo

Tak kenal maka tak sayang, rasanya ungkapan ini cukup untuk menggambarkan salah satu kereta yang ada di Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya. Kereta api Jenggala, ya kereta ini merupakan layanan kereta komuter yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Baca juga: KRD Cepu Ekspres – Pernah Jadi Idola Transportasi Warga Blora

Kereta ini memiliki relasi dari Mojokerto ke Sidoarjo dan sebaliknya. Terbilang masih muda, kereta Jenggala sendiri usianya baru mau tujuh tahun di mana tepatnya dioperasikan pada 12 November 2014 lalu.

Sampai saat ini, kereta Jenggala beroperasi dengan menggunakan Kereta Rel Diesel Indonesia atau KRDI. Ini merupakan kereta api pertama yang beroperasi melalui jalur Tarik menuju Sidoarjo setelah jalur tersebut aktif kembali.

KabarPenumpang.com merangkum berbagai laman sumber, kereta Jenggala ini memiliki tarif cukup murah yakni Rp4 ribu untuk sekali perjalanan. Untuk perjalanannya sendiri akan memakan waktu hingga satu jam dari Mojokerto menuju ke Sidoarjo atau sebaliknya.

Untuk membeli tiket di stasiun, akan ada loket khusus dan tiket yang didapat penumpang adalah berupa kertas thermal. Nah, untuk tiketnya sendiri bisa dipesan H-7 sebelum keberangkatan di aplikasi KAI Access atau bisa dibeli langsung pada hari itu atau beberapa jam sebelum keberangkatan kereta.

Kereta Jenggala sendiri akan berhenti di Stasiun Mojokerto, Tarik, Tulangan dan Sidoarjo. Ada empat gerbong dalam satu rangkaian kereta dan memiliki 270 kursi yang bisa diduduki penumpang. Keberangkatan awal dari Mojokerto pukul 06.01, dengan keberangkatan akhir pukul 15.40.

Sedangkan keberangkatan dari Sidoarjo ke Mojokerto pada pukul 07.05 Wib, dengan keberangkatan akhir pukul 17.00 Wib. Seperti kereta Prambanan Ekspres atau Prameks di Yogyakarta, penumpang kereta Jenggala di antaranya para pekerja, pelancong atau untuk wisata edukasi untuk tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar.

Baca juga: Mengintip Jenis Commuter Line di Luar Jakarta

Di mana anak-anak ini akan belajar mengantre, naik dan turun kereta api, meletakkan barang bawaan pada tempatnya, menyediakan tiket kereta untuk diperiksa petugas dan mempelajari jalur tujuan kereta Jenggala. Karena kepala KRDI ini ada dua yakni di bagian depan dan belakang kereta, maka ketika kereta akan kembali baik dari Mojokerto atau Sidoarjo, masinis hanya berpindah tempat tidak perlu memindahkan kepala kereta layaknya lokomotif kereta api jarak jauh.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru