Ruang kantor yang berisi banyak orang, di masa pandemi seperti ini mungkin tak lagi bisa digunakan sebebasnya seperti dahulu. Pasalnya, sekarang banyak perusahaan yang menyuruh para pekerja untuk bekerja di rumah agar mengurangi penyebaran virus corona baru ini.
Hal ini kemudian membuat operator kereta api Jepang membuat ruang atau bilik telecube yang bisa digunakan oleh satu orang. East Japan Railway Company atau JR East saat ini sudah mendirikan 87 bilik di 52 lokasi baik di dalam maupun luar stasiun pada akhir September.
Dilansir KabarPenumpang.com dari asahi.com (3/12/2020), bilik ini berada di Tokyo, Nagoya, Osaka dan lainnya dan JR East mengharapkan seribu unit bilik tahun 2023 mendatang. Tak hanya itu, di 30 lokasi operator kereta Jepang ini sudah mendirikan kantor pribadi yang letaknya di dalam dan luar Stasiun.
JR East juga berencana untuk meningkatkan jumlah kantor pribadinya menjadi seribu secara nasional pada tahun fiskal 2025. Sekitar 42 ribu orang telah mendaftar ke layanan untuk menggunakan ruang kerja, dengan beberapa stan menjadi sulit dipesan pada siang hari, menurut pejabat humas JR East.
Bahkan JR East bekerja sama dengan CocoDesk, Fuji Xerox Company sudah mengoperasikan 40 bilik kantor swasta di 21 stasiun sepanjang jalur kereta Tokyo Metro dan Keikyu serta di tempat lain di Tokyo dan Kawasaki. Selain itu, Fuji Xerox ingin memperluas bisnisnya ke Osaka dan Nagoya juga.
Stan CocoDesk berharga 250 yen ($2,40) sebelum pajak selama 15 menit dan ada diskon yang ditawarkan untuk pengguna korporat. Untuk diketahui, permintaan bilik telework diantisipasi akan meningkat lebih lanjut untuk menanggapi tantangan tersebut.
“Orang-orang yang telah memulai teleworking tetapi tidak dapat bekerja dari rumah tanpa gangguan mungkin sudah mulai menggunakan layanan kami,” kata seorang pejabat Fuji Xerox.
Selain Fuji Xerox, Aoyama Trading Co. pada 8 Oktober membuka kantor bersama BeSmart di outlet Aoyama Tailor Suidobashi East Exit dekat Stasiun JR Suidobashi Tokyo. Ruangan tersebut memiliki 90 kursi, yang menempati setengah area penjualan toko dan memiliki bilik kedap suara.
Meskipun layanan baru bermunculan untuk melayani pekerja jarak jauh, peralihan dari bekerja di kantor ke rumah telah merugikan beberapa layanan yang sudah ada. Hal ini karena penurunan jumlah orang yang bekerja di kantor antara April dan September yang membuat penjualan di departemen pakaian bisnis Aoyama Trading turun 50 persen tahun ke tahun selama periode tersebut.
Dengan memanfaatkan sepenuhnya gerainya sebagai kantor bersama, Aoyama Trading mencoba menarik pelanggan baru dan berencana untuk meluncurkan kantor BeSmart di toko lain. Bilik kantor ini, kemudian mengingatkan pada MRT Jakarta yang mana akan membuat hal serupa yakni coworking space.
Baca juga: PT KAI Hadirkan Coworking Space Gratis di 9 Stasiun
Nantinya dengan coworking space akan memudahkan para karyawan yang akan mencari tempat bekerja dan kantor yang membutuhkan tempat rapat di masa pandemi. Bahkan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, coworking space tersebut akan dilengkapi dengan berbagai macam teknologi yang memudahkan pekerja yang menyewa.