Saturday, April 5, 2025
HomeBus dalam kotaJadi Magnet Wisata, Ribuan Orang Sambangi IKN di Musim Lebaran 2025

Jadi Magnet Wisata, Ribuan Orang Sambangi IKN di Musim Lebaran 2025

Delapan ribu pengunjung tercatat mengunjungi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan timur pada 1 April 2025 kemarin. Adanya peningkatan jumlah pengunjung ini ditanggapi oleh otorita IKN dengan menambah jam kunjungan, aramada bus, dan mengatur alur kunjungan serta sistem parkir demi kenyamanan pengunjung.

IKN sendiri menjadi magnet pariwisata baru dikarenakan masyarakat dari berbagai daerah yang penasaran untuk melihat langsung pembangunan proyek ambisius ini. Mereka ingin menyaksikan dari dekat bagaimana wajah masa depan pemerintahan Indonesia dibangun dari nol.

Bahkan bukan hanya masa libur Lebaran, tetapi setiap harinya ada saja wisatawan dari warga lokal, pelancong dari luar daerah sampai para akademisi dan investor yang mengunjungi IKN ini. Beberapa dating untuk tujuan studi, sedangkan yang lainnya ingin melihat sejauh mana perkembangan infrastruktur yang tengah digarap tersebut.

Ramainya kunjungan ke IKN pun membuat Otorita IKN menerapkan sistem kunjungan berbasis aplikasi IKNOW yang tersedia di Play Store maupun App Store. Adapun jam kunjungan dibatasi mulai pukul 09.00 hingga 17.30 WITA.

Pengunjung akan mulai perjalanan mereka dari Rest Area Nusantara dengan bus listrik yang disediakan secara gratis. Nantinya pengunjung akan diturunkan di Halte Bus Kemenko 3 dan dapat mengunjungi Plaza Seremoni, Galeri UMKM, serta Taman Kusuma Bangsa.

Selanjutnya setelah selesai, pengunjung Kembali menunggu bus di Halte Menara Pandang Sumbu Barat dan Halte Kemenko 3 untuk Kembali. Otorita IKN pun menyediakan pos pelayanan Kesehatan untuk mengantisipasi kebutuhan medis pengunjung.

Di Kawasan KIPP juga terdapat beberapa rumah sakit seperti RS Hermina dan RS Mayapada serta akomodasi hotel yakni Swissotel Nusantara dan Qubika Hotel. Untuk diketahui, IKN dirancang sebagai kota berbasis konsep smart city dan forest city, yang berarti mengedepankan teknologi cerdas serta keberlanjutan lingkungan.

Jalan-jalan yang dirancang untuk kendaraan listrik, kawasan hijau yang luas, serta sistem tata kelola air yang modern menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Pemerintah terus menggenjot pembangunan tahap awal, termasuk penyelesaian infrastruktur dasar seperti jalan, gedung pemerintahan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Namun, pembangunan IKN juga menghadapi tantangan, seperti kebutuhan logistik yang besar dan kesiapan sumber daya manusia lokal untuk mendukung transisi ini. Tak hanya itu, seiring bertumbuhnya infrastruktur, IKN juga berpotensi menjadi destinasi wisata baru di Indonesia.

Banyak orang yang datang bukan hanya untuk melihat ibu kota baru, tetapi juga untuk menjelajahi kawasan sekitarnya, termasuk wisata alam Kalimantan yang masih alami. Dengan terus bertambahnya pengunjung dan perhatian terhadap pembangunan ini, IKN diprediksi akan menjadi simbol kemajuan dan inovasi Indonesia di masa depan.

Kota ini nantinya bukan hanya sekadar pusat pemerintahan baru, tetapi juga harapan bagi generasi mendatang yang ingin melihat Indonesia lebih maju dan berkelanjutan.

Cessna Citation Longitude, Profil Pesawat Jet Angkut Penumpang yang Mendarat Perdana di Bandara Nusantara

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru