Siapa yang tak pernah dengar kata darurat “Mayday dan SOS,” ya dua kata ini begitu sering dibaca, didengarkan dan dilihat dalam film-film. Mayday saat ini sudah digunakan pada seluruh penerbangan di dunia bila pesawat terbang dalam kondisi darurat melalui komunikasi radio. Biasanya bila seorang pilot sudah mengatakan mayday, maka keadaan darurat sudah mengancam jiwa para penumpang di pesawat terbang atau helikopter.
Baca juga: Mobile Game Ini “Ajarkan” Penumpang Hadapi Situasi Darurat Selama Mengudara
KabarPenumpang.com merangkum dari wonderopolis.org, bahwa dalam keadaan darurat, penyebutan kata mayday dilakukan sebanyak tiga kali dengan diikuti informasi yang relevan bagi tim penyelamat. Informasi tersebut berisikan keadaan darurat yang sedang dialami pesawat, lokasi terakhir pesawat, cuaca saat itu, sisa bahan bakar, jenis bantuan yang dibutuhkan dan jumlah manusia yang dalam bahaya.
Mayday
Tak dipungkiri, panggilan darurat mayday ini dikirim kembali oleh pesawat lain dengan membawa nama pesawat yang sedang membutuhkan bantuan tersebut. Bantuan ini dinamakan relay mayday, biasanya digunakan jika ada pesawat yang dalam bahaya dan kehilangan komunikasi radio.
Panggilan mayday bukanlah sesuatu yang dianggap candaan, di Amerika Serikat bila ada panggilan mayday palsu akan di anggap ilegal. Bahkan pelaku pembuat mayday palsu akan dipenjara sampai enam tahun dan denda US$250 ribu.
Dirunut dari sejarahnya, mayday sendiri digunakan sebagai panggilan darurat internasional sejak tahun 1923 untuk menggantikan SOS karena sulit membedakan huruf S melalui telepon. Mayday terdengar seperti bahasa Prancis anglicization m’aidez atau m’aider yang artinya bantu saya. Hal tersebut merupakan gagasan dari Frederick Stanley Mockford seorang petugas radio senior di Bandara Croydon di London.
SOS
SOS merupakan sinyal distress standar di seluruh dunia terutama di bidang kemaritiman. Pertama kali SOS digunakan 1 Juli 1908 dan diadopsi oleh pemerintah Jerman tiga tahun sebelumnya.
Kode SOS sendiri memunculkan berbagi teori asal usulnya yang mengatakan bahwa kode ini adalah inisialisme untuk menyelamatkan kapal, menyelamatkan jiwa atau mengirimkan bantuan. Sebenarnya berasal dari Jerman dan mengejutkan bila SOS berasal dari bahasa Inggris.
Sebenarnya, SOS sendiri tidak berdiri untuk apapun kecuali dipilih karena mudah ditransmissikan dalam kode Morse, dimana sebuah alfabet yang dinamai oleh penemunya yakni Samuel Morse ditunjukkan oleh kombinasi sinyal cahaya dan suara yang panjang dan pendek. SOS bila ditransmisikan akan menjadi …—… .
Dalam satu dekade standarasi, istilah SOS digunakan di luar sinyal kode radio, dalam arti pesan mendesak atau permohonan bantuan yang ditransfer, dan juga telah digunakan sebagai singkatan untuk berbagai frasa informal yang dimulai dengan yang sama.
Baca juga: Ini Alasan Lampu Kabin Pesawat Dimatikan Saat Lepas Landas dan Mendarat
Pan-Pan dan Securite
Biasanya untuk situasi tidak terlalu mengancam jiwa, Pan-Pan bisa digunakan berasal dari bahasa Prancis panne yang artinya kerusakan. Ini memberikan sinyal situasi mendesak yang diakibatkan masalah mekanikal atau medis. Sedangkan sinyal Securite yang berarti keamanan sering digunakan untuk menyampaikan pesan tentang keamanan seperti cuaca buruk atau bahaya navigasi.
Semua ungkapan darurat ini, selalu diulang tiga kali seperti mayday untuk menyatakan kondisi darurat.