Seorang pilot remaja berusia 18 tahun, Travis Ludlow, berhasil mencatatkan namanya di Guinness World Record sebagai pilot termuda yang terbang solo keliling dunia dengan pesawat single engine pada usia 18 tahun dan 150 hari, 13 hari lebih muda dari pemegang rekor sebelumnya.
Baca juga: Mengenal Wiley Post, Pilot Pertama yang Terbang Solo Keliling Dunia! Ada Peran Autopilot
Kepastian itu didapat setelah pilot berkebangsaan Inggris ini mendarat di Belanda usai menghabiskan 44 hari perjalanan sejauh 40.072 km.
Dilansir BBC International, Travis Ludlow mulai terbang pada usia 12 tahun dan menjadi pilot glider termuda di Inggris pada usia 14 tahun.
Penerbangannya memecahkan rekor pilot termudah yang terbang solo keliling dunia menggunakan pesawat Cessna 172R keluaran tahun 2001. Ia start dari Inggris, kemudian melintasi Eropa, Rusia, Amerika Serikat, Kanada, Greenland, Islandia, dan mendarat di Belanda.
Sepanjang perjalanan di sembilan negara itu, Travis melakukan sekitar 60 kali pemberhentian untuk mengisi bahan bakar dan hal lainnya.
Usai resmi memecahkan rekor dunia, Travis mengaku sangat lega dan mungkin bisa tidur dengan nyenyak. Sementara itu, Mason Andrews dari Louisiana, sang pemegang rekor sebelumnya sejak tahun 2018 silam, mengaku senang dengan Travis. Sebuah rekor tercipta untuk dipecahkan orang lain dan itu terjadi.
“Rekor dunia dibuat untuk dipecahkan. Saya memiliki rekor. Saya tidak mendapatkan apa-apa dengan terus memegang rekor sehingga saya lebih dari bersedia untuk meneruskan obor ke generasi berikutnya,” jelasnya.
Sebetulnya, bila merujuk jauh ke belakang, ada pilot solo lain yang jauh lebih muda, tetapi bukan terbang solo keliling dunia sebagaimana Travis dan Mason, melainkan hanya sekedar terbang solo saja.
38 tahun lalu, bertepatan dengan 24 Februari 1983, bocah sembilan tahun 316 hari atau nyaris berusia 10 tahun, Cody A. Locke, berhasil terbang solo menggunakan pesawat Cessna 150. Atas keberhasilannya itu, ia pun berhasil mencatatkan diri di Guinness Book of World Records sebagai pilot termuda yang terbang solo dalam sejarah penerbangan dunia.
Dilansir dari Los Angeles Times, informasi terkait tahapan awal sampai pesawat mendarat dan Cody resmi berhasil mencatatkan rekor sangat terbatas. Bahkan, di situs Guinness Book of World Records sendiri, catatan rekor Cody A. Locke juga tidak ada, kecuali hanya sedikit saja, dimana bocah sembilan tahun itu melakukan penerbangan solo tersebut pada tahun 1983 di Mexicali, Meksiko.
Selebihnya, seperti berapa lama durasi terbang, bagaimana persiapan awal, ketika dalam penerbangan solo, jarak dan titik yang dituju, sampai akhirnya mendarat dengan selamat, tidak ada informasi terkait hal itu.
Informasi lengkap terkait pilot termuda yang berhasil terbang solo justru cukup banyak atas nama Tony Aliengena. Bocah yang duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar ini diketahui mencatat rekor tersebut pada usia 9 tahun 295 hari, berjarak sekitar 21 hari dari Cody A. Locke, pada 14 Maret 1988.
Baca juga: Hari Ini, Bocah SD Berusia 9 Tahun Jadi Pilot Termuda dalam Sejarah yang Terbang Solo
Menariknya, setelah mencatat rekor tersebut, Tony rupanya belum berpuas diri. Pada tanggal 22 Juli 1989 atau ketika berusia 11 tahun, Tony Aliengena berhasil mencatatkan diri sebagai pilot termuda yang berhasil terbang solo keliling dunia, setelah pesawat milik ayahnya, Cessna 210 Centurion, yang ditumpanginya berhasil kembali ke Bandara John Wayne di Orange County, California, AS, menempuh jarak sejauh 21.567 mil atau 34.708 km selama tujuh hari.
Bila rekor ini tercatat di Guinness World Record, seharusnya rekor pilot termuda yang terbang solo keliling dunia masih tercatat atas nama Tony Aliengena, bukan Mason Andrews dan Travis Ludlow.