Pemerintah Indonesia mulai memberlakukan larangan mudik pada 24 April sampai 3 Mei 2020 dari daerah zona merah. Adanya pelarangan tersebut guna mencegah meluasnya virus corona atau Covid-19 ke berbagai daerah di Indonesia. Pelarangan mudik ini pun didukung oleh moda transportasi baik kereta, pesawat maupun kapal laut dan kapal ferry untuk penyeberangan.
Baca juga: Tanggapi Larangan Mudik, PT ASDP Akan Fokus Pada Pelayanan Angkutan Logistik
Moda transportasi ini pun kini hanya mengangkut barang logistik untuk kebutuhan dan angkutan penumpang disetop sementara. Namun meski larangan sudah ada tetap saja banyak yang melakukan kebohongan demi tiba di kampung halaman.
Warga +62 (sebutan untuk orang Indonesia saat ini) memiliki ide yang bisa dibilang tidak masuk akal agar bisa mudik dan berlebaran di kampung halaman ditengan pandemi yang meluas ini. Demi mudik ke kampung halaman, mereka bahkan ada yang rela naik truk barang atau mungkin masuk dalam bagasi bus antar kota antar provinsi (AKAP).
Mereka melakukan hal tersebut demi menghilangkan jejak dari pihak kepolisian yang menjaga di jalan perbatasan yang menuju ke arah Jawa Tengah maupun Banten. Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, dengan adanya larangan mudik ini, masih banyak bus AKAP yang beroperasi membawa pemudik.
Bahkan banyak pengemudi bus yang mengaku tidak tahu adanya larangan mudik tersebut. Selain itu karena kurangnya pengawasan di daerah dan perbatasan wilayah. Bahkan ada beberapa gambar beredar di mana para pemudik ini duduk di dalam bagasi bus AKAP untuk bersembunyi.
Setelah melewati pos pemeriksaan nantinya para penumpang yang di bagasi akan naik ke dalam dan duduk di kursi setelah menjauh dari pos pemeriksaan. Selain itu, ada pula yang beredar gambar sebuah mobil di angkut dalam truk dan ditutupi dengan terpal diatasnya. Mobil ini layaknya barang yang diangkut dalam truk biasanya.
Di dalam truk itu juga ada pemilik mobil yang diangkut tersebut. Namun gambar itu belum jelas diketahui apakah baru-baru ini diambil atau sudah lama. Sebab gambar beredar setelah adanya larangan mudik.
Orang Indonesia memang tak habis akal, nah bagaimana dengan orang di luar negeri? Belum lama ini ada video singkat viral yang mengisahkan orang-orang Afrika yang akan bepergian keluar dengan sebuah mobil sedan yang hanya bisa di tumpangi paling banyak lima orang.
Tapi ternyata ketika ada pemeriksaan polisi dari jok belakang keluar lebih dari lima orang. Kemudian ketika polisi membuka bagasi mobil, banyak pria yang tiduran berhimpitan dan bertindihan didalamnya ketika di hitung sekitar tujuh sampai delapan orang.
Baca juga: Larangan Mudik Berlaku, PT KAI Hentikan Operasional KA Jarak Jauh dan Lokal
Sayangnya mereka semua harus ditindak untuk melaporkan data diri mereka. Nah, Indonesia berminat seperti ini? Atau mungkin ada cara lain yang mau di coba seperti naik dalam gerbong kereta barang secara sembunyi-sembunyi? Tapi mungkin lebih baik ikut aturan dari pada merasa sehat dan ternyata bawa virus ke kampung.