Monday, April 7, 2025
HomeBandaraIni 7 Dampak Serangan Siber yang Berimbas Serius pada Maskapai Penerbangan

Ini 7 Dampak Serangan Siber yang Berimbas Serius pada Maskapai Penerbangan

Pernah dengar dong tentang cyber attack (serangan siber) yang menimpa layanan penerbangan. Meski antisipasi serangan siber telah diupayakan, namun serangan siber selalu saja terjadi dengan beragam level impact.

Baca juga: Kado Valentine untuk SAS Skandinavia, Aplikasi Maskapai Diserang Hacker “Anonymous Sudan”

Pada dasarnya, serangan siber dapat memiliki dampak yang signifikan pada maskapai penerbangan karena industri ini sangat bergantung pada sistem komputer dan teknologi informasi untuk mengoperasikan penerbangan secara efisien dan aman. Dari laman quora.com, berikut beberapa modus di mana serangan siber dapat memengaruhi maskapai penerbangan:

1. Gangguan Operasional
Serangan siber dapat menyebabkan gangguan pada sistem komputer yang mendukung operasi penerbangan, termasuk sistem pengawasan lalu lintas udara, manajemen penerbangan, dan manajemen operasi penerbangan. Ini dapat mengganggu penerbangan, penjadwalan, dan operasi bandara.

2. Keamanan Penerbangan
Serangan siber yang berhasil dapat memengaruhi keamanan penerbangan dengan mengakses sistem yang mengendalikan navigasi udara, sistem komunikasi, atau sistem pengawasan lalu lintas udara.

3. Pelanggaran Data Pribadi
Maskapai penerbangan mengumpulkan dan menyimpan banyak data pribadi penumpang, seperti informasi kontak, detail pembayaran, dan paspor. Serangan siber dapat mengakibatkan pencurian data pribadi dan identitas.

4. Gangguan Layanan Pelanggan
Serangan siber yang mengganggu situs web atau sistem reservasi online dapat mengganggu layanan pelanggan dan membuat penumpang kesulitan dalam memesan atau mengubah penerbangan.

5. Keterlambatan atau Pembatalan Penerbangan
Jika serangan siber mengganggu sistem operasional, bisa terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan yang berdampak pada penumpang dan rantai pasokan.

6. Ancaman Keamanan Pesawat
Serangan siber juga dapat menjadi ancaman terhadap sistem keselamatan dan keamanan pesawat, termasuk sistem kendali penerbangan.

7. Ancaman Keamanan Data Operasional
Informasi operasional maskapai, termasuk rencana penerbangan dan peralatan, dapat menjadi target serangan siber, yang berpotensi membahayakan keamanan dan keberlanjutan operasi.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan Siber, Airbus Luncurkan Program Pendekatan Human-Centric

Maskapai penerbangan mengambil langkah-langkah serius untuk melindungi diri dari serangan siber, termasuk investasi dalam keamanan siber, pelatihan staf, dan pemantauan sistem yang konstan. Namun, ancaman siber terus berkembang, dan maskapai terus memperbarui strategi keamanan mereka untuk menghadapinya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru