Seiring penggunaan rudal balistik yang mampu melesat dengan kecepatan hipersonik, maka secara tidak langsung membawa pengaruh pada pengembangan wahana transportasi. Bila di era Concorde, pengguna jasa penerbangan pernah dimanjakan dengan kecepatan pesawat di level supersonik, maka proyeksi selanjutnya adalah menghadirkan pesawat penumpang di level hipersonik.
Baca juga: Pesawat Terbesar di Dunia The Roc Sukses Terbang Perdana Bawa Pesawat Uji Hipersonik
Bukan sekedar proyeksi tanpa kalkulasi, Badan Antariksa Inggris (UK Space Agency) mengumumkan rencananya untuk membangun “pesawat luar angkasa” yang dapat melakukan perjalanan antara New York dan London dalam satu jam. UK Space Agency memperkirakan bahwa pesawat ini dapat terbang pada tahun 2030-an.
Dikutip dari traveller365.com, disebutkan pesawat penumpang ini dapat terbang dengan kecepatan di Mach 5.4, atau lima kali kecepatan suara.
CEO UK Space Agency dalam konferensi pers di Wales mengungkapkan bahwa pesawat atau roket ulang-alik berteknologi tinggi ini akan ditenagai oleh mesin hipersonik. Kemampuan kecepatan ini akan mengubah perjalanan udara, mampu menempuh lima menit dengan kecepatan suara.
Dan yang cukup mengejutkan, mesin SABRE (Synergetic Air-Breathing Rocket Engine) yang akan digunakan, dilengkapi dengan sistem pendingin yang kompleks, jauh melampaui apa yang dibawa oleh pesawat pada umumnya. Mesinnya tidak buruk bagi lingkungan, kabarnya akan menjadi opsi perjalanan hipersonik untuk penumpang komersial. Yang utama adalah menyalakan mesin seperti hibrida roket dan mesin aero yang berbahan bakar kombinasi Oksigen, hidrogen, sehingga memungkinkan roket menghirup udara. SABRE seharusnya lebih hijau dan lebih murah daripada perjalanan udara saat ini.
Menurut Program Director Shaun Driscoll dari Reaction Engines pada konferensi tersebut diungkapkan, bahwa panas telah menjadi faktor pembatas. Pra-pendingin sangat penting dalam pengembangan pesawat karena mengandung helium cair yang dapat mendinginkan mesin lebih dari 10.000 derajat Celcius ke suhu kamar dalam seperduapuluh detik.
SABRE dimaksudkan untuk memberikan sistem propulsi yang ringan dan efisien untuk membuat pesawat ruang angkasa yang menarik Oksigen ke dalam mesin untuk digunakan untuk pembakaran dari lepas landas hingga mencapai lebih dari 4000 mph.
SABRE diklaim dapat membawa mesin roket yang jauh lebih ringan dan nyaman karena akan membawa lebih sedikit oksidan bahan bakar dan mesin 50 persen lebih cepat daripada Concorde turbojet supersonik.
Sejauh ini, Pemerintah Inggris telah menginvestasikan US$74 juta dalam program SABRE. Sebaliknya, mesin Reaction terus menggunakan mesin eksperimental pesawat ruang angkasa hingga mencapai 25 kali kecepatan suara untuk memasuki ruang angkasa.
Baca juga: Kenapa Jendela Pesawat Supersonik Concorde Sangat Kecil? Ini Rahasianya
Namun, perusahaan tersebut bertujuan untuk menciptakan kendaraan yang dapat digunakan kembali yang menggunakan bahan bakar secara efisien, seperti mesin jet dengan tenaga roket. Pesawat hipersonik berusaha untuk mencocokkan model supercepat Rolls-Royce, BAR Systems, dan Boeing untuk membawa orang atau kargo ke luar angkasa dan kembali hanya dengan sebagian kecil dari biaya saat ini.