Kereta berkecepatan tinggi terus dikembangkan, salah satunya adalah kecepatannya yang ditonjolkan. Seperti dalam uji coba aerodinamis di Korea Selatan, di mana kereta berkecepatan tinggi yang dilengkapi dengan teknologi baru mencapai kecepatan seribu kilometer per jam. Model kereta baru ini dikenal dengan nama hyper-tube yang sudah diuji pada 11 November 2020 kemarin.
Baca juga: Gunakan Teknologi 5G, Kereta Otonom di Korea Selatan dalam Fase Uji Coba
Sebelumnya kereta tercepat diketahui hanya mencapai 600 km per jam dan dengan kesuksesan hyper-tube ini, maka kecepatan yang lebih tinggi bisa untuk dimaklumi. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman somagnews.com (12 /11/2020), kecepatan seribu kilometer per jam tersebut setara dengan penerbangan internasional.
Menurut detail yang diumumkan, model uji 1/17 yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Kereta Api Korea (KRRI) merupakan konsep kereta cepat yang mana hambatan udara diminimalkan. Sehingga bisa dikatakan ketika mencapai dimensi aslinya 1/1, maka jumlah udara yang harus ditahan, bobot dan waktu percepatan maksimum pun dapat berubah.
Selama pengujian, hyper-tube rupanya mampu menstabilkan tekanan atmosfer hingga 0,001 ATM. Tekanan atmosfer sendiri bisa dikurangi menjadi 1 ATM di semua kereta lain yang diketahui hingga saat ini.
Bisa dikatakan kehadiran hyper-tube tidak hanya menjadi konsep kereta cepat, tetapi juga menjadikannya konsep kereta dengan tekanan rendah. Nantinya versi ukuran penuh akan di uji pada 2022 mendatang dan hyper-tube bisa saja menjadi pesaing hyperloop.
Meski belum ada gambaran resmi yang diterbitkan oleh KRRI terkait tahapan tes versi ukuran penuh, bahkan menurut informasi, kereta ini akan bersaing dengan milik Elon Musk. Diharapkan, kereta hyper-tube akan diuji pada tingkat 1/1 pada tahun 2022.
Baca juga: Hilangkan Kursi Tengah di Kereta Berkecepatan Tinggi, Texas Train Berharap Beroperasi di 2026
Komponen utama dari sistem yang digunakan di kereta berkecepatan tinggi Elon Musk dan hyperloop lainnya adalah tekanan udara. Namun, komponen dasar Hyper-tube adalah gaya tolak magnet yang diciptakan oleh magnet raksasa. Tahun 2020-an tampaknya menjadi periode persaingan antarbenua di mana kita akan melihat rekor baru dalam teknologi perkeretaapian.