“Perjalanan udara menawarkan mobilitas dengan menggunakan salah satu moda transportasi paling canggih, tapi membosankan,” mungkin jargon tersebut melekat di benak Anda semua yang pernah melakukan perjalanan jarak jauh dengan menggunakan pesawat terbang. Statemen tersebut pun pernah dilontarkan oleh Presiden Inflight Motion Pictures, David Flexer pada tahun 1962 silam, dimana kala itu, perkembangan di dunia teknologi belumlah se-bombastis dewasa ini.
Baca Juga: Maskapai Pacu Kemampuan WiFi dalam Penerbangan
Ya, mengarungi hamparan awan berjam-jam lamanya tanpa eksistensi dari sarana hiburan seperti pemutar musik atau berbagai tayangan yang menarik memang kerap kali membuat penumpang memutar otak dan memikirkan bagaimana caranya agar mereka bisa membunuh waktu tempuh perjalanan. Berangkat dari situ, maka tidak heran jika banyak maskapai yang mulai melakukan inovasi untuk menghadirkan berbagai hiburan di dalam kabin. Mulai dari hadirnya layar di belakang sandaran bangku penumpang, hingga yang paling mutakhir adalah hadirnya WiFi selama penerbangan.
Tak pelak, industri hiburan dalam penerbangan menjelma menjadi sebuah bisnis multi-miliar dollar, dimana yang dilakukan oleh para penyedia jasa layanan penerbangan ini semata-mata hanya untuk meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasanya. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman thrillist.com (20/3/2018), program hiburan selama penerbangan di sini akan dikerucutkan menjadi penayangan atau pemutaran beragam film Hollywood.
Wakil Presiden Eksekutif Konten dan Media di Global Eagle, penyedia layanan konten hiburan dalam penerbangan yang memasok konten digital ke 185 maskapai di seluruh dunia, Walé Adepoju mengatakan bahwa penayangan program di pesawat tidak jauh berbeda dengan apa yang kita tonton di televisi. “Pemrograman untuk maskapai adalah seperti pemrograman untuk sebuah kota atau negara,” tuturnya.
Berbeda dengan Netflix yang mampu mengolah data skala besar dengan menggunakan platform tunggal, Global Eagle lebih memperhatikan genre film, tahun pemutaran, dan tayangan yang banyak diminati oleh penumpang dalam penerbangan sebelumnya. Sebut saja ketika musim libur musim panas, Global Eagle akan mengemas tayangan berkategori SU (Semua Umur), dimana pada rentang waktu tersebut, ada banyak anak-anak yang turut serta dalam suatu penerbangan.
Baca Juga: Inflighto, Mudahkan Penumpang Berbagi Keindahan dari Dalam Pesawat
Lain halnya dengan maskapai asal Negeri Paman Sam, JetBlue yang lebih mengedepankan jajak pendapat yang disebar melalui akun sosial media mereka. Dengan begitu, pihak JetBlue beranggapan bahwa penumpang dapat memilih tayangan yang ingin mereka tonton selama penerbangan.
Pada akhirnya, dengan berkiblat pada Netflix, beragam penyedia layanan hiburan selama penerbangan terus berlomba dengan caranya masing-masing agar bisa memenangkan hati penumpang dan membuat perjalanan jarak jauhnya jadi lebih menyenangkan.