Kapal pesiar World Dream kembali ke Marina Bay Cruise Center setelah ditemukan kasus dugaan Covid-19. World Dream kembali pada Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat. Kembalinya kapal pesiar ini lebih cepat beberapa jam sebelum dijadwalkan kembali pada pukul 09.00 di hari yang sama.
Baca juga: Kembali Berlayar, Seorang Penumpang Kapal Pesiar Asuka II Positif Covid-19 Varian Baru
Dilansir KabarPenumpang.com dari channelnewsasia.com (14/7/2021), World Dream diketahui meninggalkan Singapura Minggu (11/7/2021) pukul 21.00 untuk perjalanan selama empat hari. Seorang penumpang yang ikut dalam perjalanan tersebut mengatakan, bahwa sekitar pukul 01.00 pagi, mereka mendapat pengumuman bahwa seorang penumpang telah dites positif Covid-19.

Karena hal ini, semua penumpang harus kembali ke kamar dan semua aktivitas di kabin kapal dihentikan. Penumpang kemudian diberitahu sekitar pukul 03.00 pagi bahwa kontak dekat dari kasus di atas kapal telah diidentifikasi dan dites negatif.
“Semua orang tetap di kapal. Penumpang yang terinfeksi dan kontak dekat akan meninggalkan kapal terlebih dahulu,” kata penumpang tersebut.
Setelah World Dream bersandar, sebuah ambulans terlihat di Marina Bay Cruise Center untuk menjemput penumpang yang terinfeksi Covid-19. Kemudian penumpang lainnya menunggu di balkon kamar mereka untuk turun setelahnya. Pihak World Dream mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, kasus dugaan Covid-19 yang terjadi dalam kapal pesiar mereka telah melakukan kontak dekat dengan kasus lain yang dikonfirmasi sebelum naik.
Karena adanya hal ini, penumpang tersebut akan diperiksa lebih lanjut dan diuji oleh pihak berwenang di darat. Penumpang telah menerima kedua dosis vaksin Covid-19, dan dites negatif dalam tes cepat antigen pada hari keberangkatan.
“Teman perjalanan yang teridentifikasi dan kontak dekat juga telah menjalani tes Covid-19 di kabin kapal pesiar dengan hasil negatif,” kata World Dream Cruise.
World Dream kini sedang menjalani pembersihan dan disinfeksi penuh, termasuk semua area dan tempat yang sebelumnya dikunjungi oleh tamu yang dilaporkan.
“Karena keselamatan adalah yang terpenting, kami berterima kasih sebelumnya atas pengertian Anda tentang pembatalan yang diperlukan ini mengingat situasinya,” kata perusahaan itu.
Dream Cruises ‘World Dream melanjutkan operasi pelayarannya dengan kapasitas penumpang 50 persen pada 14 Juni. Dream Cruises dan Royal Caribbean mulai menawarkan pelayaran ke mana-mana pada bulan November dan Desember tahun lalu masing-masing sebagai bagian dari skema percontohan yang memungkinkan perjalanan pulang pergi tanpa pelabuhan panggilan.
Baca juga: Berada di Yunani, Kanal Korintus Tak Bisa Bebas Dilalui Kapal Modern
Pada bulan Desember, pelayaran Quantum of the Seas Royal Caribbean dihentikan ketika kembali lebih cepat dari jadwal setelah seorang penumpang dinyatakan positif Covid-19. Penumpang tersebut akhirnya dinyatakan negatif setelah kapal kembali ke Singapura.