Sebanyak 21 wilayah di Rusia meminta izin untuk travell pass digital sepekan setelah Moskow yang warganya terinfeksi virus corona memberlakukan sistem itu untuk tindakan penguncian dan memperlambat wabah mematikan tersebut. Pengenalan mereka datang di luar Moskow setelah pejabat kesehatan memperingatkan bahwa daerah-daerah yang tertinggal dari Moskow memasuki tingkat infeksi baru rata-rata dua hingga tiga minggu.
Baca juga: Otoritas Rusia Rilis Video Kecelakaan Sukhoi SSJ100 yang Tewaskan 41 Penumpang
Kota yang berpenduduk 12,5 juta ini sebanyak 55.799 orang telah terinfeksi virus corona dengan jumlah kematian sebanyak 547. Karena hal iitu, kota-kota lainnya di Rusia membutuhkan travel pass digital agar warganya bisa melintasi Moskow.
Dilansir KabarPenumpang.com dari themoscowtimes.com (23/4/2020), Walikota Moskow, Sergei Sobyanin yang juga menjadi pemimpin satuan tugas virus corona mengatakan hal tersebut. Dia menyebutkan bahwa sistem dapat diperluas untuk mengontrol pergerakan transportasi antar kota dan daerah.
“Saya percaya [sistem] dapat diperluas … untuk mengontrol pergerakan udara, kereta api dan antar kota dan transportasi bus antar-daerah,” kata Sobyanin.
Nantinya sebanyak tujuh kota yang ada disekeliling Moskow akan menjadi yang pertama terhubung ke travel pass digital tersebut. Sedangkan 14 daerah lainnya yang lebih jauh, dikatakan Kementerian Komunikasi seperti Kaukasus Utara, Siberia dan Timur Jauh akan memperkenalkan travel pass digital tersebut sekitar minggu depan.
Teknologi tersebut didasarkan pada aplikasi ponsel pintar yang digunakan di wilayah Moskow. Program percontohan kawasan ini telah mengeluarkan hampir satu juta pass penggunaan ganda dan membagikan sekitar 400 ribu pass penggunaan tunggal setiap hari.
Sobyanin memperingatkan bahwa rumah sakit daerah berisiko kehabisan tempat tidur dalam waktu tiga hingga empat minggu dengan tingkat infeksi saat ini.
Baca juga: Karyawan Airbus Banting Setir Jadi Relawan Medis Selama Pandemi Corona
Sistem pass di Moskow mendapat dikritik pekan lalu, ketika rekaman menunjukkan kerumunan besar orang antri di luar pintu masuk stasiun metro ketika mereka menunggu untuk memeriksa pass. Rusia mengkonfirmasi 5.236 infeksi virus corona baru pada hari Rabu, sehingga jumlah kasus resmi negara menjadi 57.999.