Ekspansi di 2018, Lion Air Group Ajukan Pembukaan 68 Rute Baru Domestik dan Internasional

Lion Air dan Batik Air

Menjadi maskapai terbesar di Indonesia saat ini, Lion Air Group kembali melebarkan sayapnya di dunia penerbangan baik internasional maupun domestik. Dengan jumlah armada yang besar, strategi ekspansi pun terus dilakukan, salah satunya dengan rencana pembukaan 68 rute baru. Rute baru tersebut di usulkan Lion Air Group melalui operator bandara yakni PT Angkasa Pura I (AP I) untuk diteruskan ke Kementerian Perhubungan pada tahun ini. Usulan ke 68 rute baru ini untuk penerbangan dalam negeri atau domestik dan internasional.

Baca juga: Lion Air Hengkang dari INACA, Alasan Yang Belum Terungkap

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, melalui Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko mengatakan, bahwa pembagian rute dari 68 usulan ini adalah 60 rute penerbangan domestik dan delapan lainnya internasional. Pembagian rute domestik yakni Lion Air akan membuka 15 rute, Batik Air 13 rute dan Wings Air 32 rute.

Sedangkan untuk pembagian rute internasional, Lion Air dan Wings Air akan membuka masing-masing dua rute dan Batik Air akan membuka empat rute baru. “Pengembangan rute di wilayah AP I dipilih untuk membantu meningkatkan sektor pariwisata nasional,” ujar Rama.

Rama menambahkan, ekspansi yang dilakukan tidak hanya dengan membuka rute baru, melainkan Lion Air Group juga menambah frekuensi penerbangan pada Lion Air dengan 15 rute dan Batik Air 17 rute. Selain usulan pembukaan rute baru dan menambah frekuensi penerbangan, Lion Air juga kembali membuka dua rute yang dulunya ditutup.

Rute tersebut adalah dari Ternate menuju Makassar dan Makassar menuju Jakarta. Untuk memenuhi kebutuhan pengembangan rute dan frekuensi penerbangan, Lion Air Group akan menerima 36 unit pesawat dimana 20 unitnya jenis ATR72 500/600.

Baca juga: Bandara Lombok Dibuka Pagi Ini, Lion Air JT 651 Menjadi Penerbangan Perdana

Empat unit Boeing 737 MAX 9, dua unit Boeing 737-900ER, tiga unit Airbus A320, empat unit Boeing 737-800 dan tiga unit Boeing 737 MAX8. “Tiga unit pesawat jenis Airbus A320 sudah diterima sejak Januari 2018 yang dikirim langsung dari pabrikan Airbus di Toulouse, Prancis dan Hamburg, Jerman,” jelas Rama.