Insiden di bandara tak pernah bisa diprediksi. Lengah sedikit, kecelakaan kecil maupun besar bisa terjadi dengan cepat. Terbaru, pesawat baru Boeing 777-300ER KLM dikabarkan rusak gegara menabrak garbarata (aerobridge, jet bridge, atau biasa juga disebut jetway) di Bandara Internasional Schiphol, Amsterdam, Belanda.
Baca juga: Bandara Schipol Jadi Satu-satunya di Dunia yang Masih Operasikan Garbarata Ganda
Insiden itu bisa dibilang terjadi karena kesalahan kecil petugas. Usai seluruh penumpang masuk dan pesawat siap berangkat, garbarata akan dilepas dan pesawat melakukan pushback, taxiing, dan lepas landas.
Namun, siapa nyana, ketika pushback, sayap pesawat justru menabrak garbarata yang tak dilepas dengan benar sehingga membuatnya terlalu rendah. Akibatnya, sayap bagian atas pesawat, yang di situ terdapat flap and slat, membentur atau mungkin lebih tepatnya bergesekan dengan garbarata. Kendati demikian, kerusakan dilaporkan tak terlalu siginifikan.
“Pada 22 April, sebuah pesawat Boeing 777 menghantam garbarata selama pushback, yang posisinya terlalu rendah karena malfungsi. Hal ini menyebabkan kerusakan ringan pada sayap pesawat. Kerusakan ini sekarang sedang diperbaiki,” kata juru bicara KLM, seperti dikutip dari Simple Flying.
Maskapai tertua di dunia yang masih beroperasi itu diketahui mempunyai 31 Boeing 777 di barisan armadanya; termasuk 15 varian yang lebih pendek Boeing 777-200 sedangkan 16 sisanya adalah varian 777-300ER, salah satunya teregistrasi sebagai PH-BVV, pesawat yang baru tiga bulan dioperasikan KLM dan harus istirahat sejenak akibat insiden tabrakan dengan garbarata.
Dari data RadarBox.com, pesawat tercatat baru beroperasi sebanyak 14 kali dengan total jam terbang 80,8 jam.
Boeing 777-300ER PH-BVV KLM diketahui menjadi pesawat triple seven baru terakhir yang bergabung dengan maskapai. Nantinya, maskapai nasional Belanda itu tetap akan mendatangkan pesawat baru dari jenis lainnya, yaitu sembilan Boeing 787-10 yang masih dalam proses pengerjaan.
Baca juga: Adu Jotos di Garbarata, Dua Wanita ini Bikin Penerbangan Tertunda 40 Menit
Insiden tabrakan pesawat dengan garbarata tentu bukan pertama kali terjadi di dunia. Sebelumnya, insiden serupa pernah terjadi pada Juli 2020 silam juga di bandara yang sama. Ketika itu, Pesawat Boeing 787 Dreamliner TUI tujuan Curaçao rusak akibat ditarik terlalu jauh. Hal ini menyebabkan nacelle mesin kiri bertabrakan dengan garbarata.
Setahun sebelumnya, yaitu pada 7 Oktober 2019, fairing mesin kiri pesawat Boeing 787 Japan Airlines menabrak garbarata saat ditarik towing car. Tak lama berselang atau pada 17 Oktober 2019, Boeing 737 Southwest dilaporkan terdorong angin kencang dan menghantam garbarata di Bandara Boston Logan, Amerik Serikat.