Saturday, April 5, 2025
HomeAnalisa AngkutanDi Jepang 'Sebaiknya' Tidak Tawarkan Tempat Duduk Ke Manula Saat di Tempat...

Di Jepang ‘Sebaiknya’ Tidak Tawarkan Tempat Duduk Ke Manula Saat di Tempat Umum

Menawarkan tempat duduk (kursi) kepada orang tua, khususnya manula sudah menjadi norma yang ada di setiap negara. Namun, ada yang khas di Jepang, pasalnya norma tadi harus disesuaikan untuk standar Negeri Sakura.

Baca juga: Jepang Punya Taksi Khusus Ibu Hamil, Indonesia Punya Taksi Khusus Kaum Difabel!

Di Jepang, terdapat norma sosial yang berbeda terkait interaksi di tempat umum dan moda transportasi, termasuk dalam hal menawarkan tempat duduk kepada orang tua atau orang lain yang dianggap membutuhkan. Meskipun di banyak budaya menawarkan tempat duduk kepada orang tua dianggap sebagai bentuk penghormatan, di Jepang hal ini terkadang tidak dilakukan secara langsung. Berikut beberapa alasan mengapa menawarkan tempat duduk kepada orang tua di Jepang mungkin tidak selalu dianjurkan:

1. Rasa Malu atau Harga Diri
Di Jepang, banyak orang lanjut usia yang mandiri dan bangga dengan kemampuan mereka untuk menjaga diri sendiri, termasuk berdiri di transportasi umum. Menawarkan tempat duduk bisa dianggap sebagai tanda bahwa mereka dianggap lemah atau tidak mampu, yang bisa melukai harga diri mereka atau membuat mereka merasa malu.

2. Norma Kesopanan Tertutup (Tatemae)
Di Jepang, kesopanan sering ditunjukkan melalui tindakan yang tidak langsung atau konfrontatif. Daripada secara eksplisit menawarkan tempat duduk, mungkin dianggap lebih sopan jika seseorang berdiri diam-diam dan meninggalkan tempat duduk tanpa mengatakannya secara langsung, memberi kesempatan bagi orang lain untuk duduk tanpa perlu menerima atau menolak tawaran secara verbal.

3. Keengganan Mengganggu
Orang Jepang cenderung menghindari tindakan yang dapat dianggap mengganggu atau menarik perhatian. Menawarkan tempat duduk secara langsung bisa dianggap sebagai tindakan yang berlebihan atau terlalu memaksa, membuat orang lain merasa tidak nyaman karena perhatian diarahkan pada mereka.

4. Peran Ruang Khusus
Di banyak transportasi umum di Jepang, terdapat kursi prioritas yang diperuntukkan bagi lansia, ibu hamil, dan orang-orang yang membutuhkan. Oleh karena itu, masyarakat cenderung mengandalkan sistem kursi prioritas ini untuk memastikan bahwa mereka yang membutuhkan tempat duduk akan mendapatkannya tanpa perlu tindakan individu seperti menawarkan tempat duduk.

5. Persepsi Berbeda Tentang Kebutuhan
Tidak semua orang yang terlihat tua atau lanjut usia membutuhkan bantuan atau tempat duduk. Menawarkan tempat duduk secara sembarangan bisa dianggap tidak peka jika orang tersebut sebenarnya masih kuat dan tidak membutuhkan bantuan.

Meskipun norma sosial ini ada, orang-orang di Jepang tetap menghormati lansia dan orang-orang yang membutuhkan. Banyak dari mereka yang secara halus dan penuh perhatian memberikan tempat duduk, meskipun dengan cara yang lebih tidak langsung.

Kereta di Jepang Gunakan Kecerdasan Buatan Guna Bantu Penumpang Disabilitas

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru