Jalur kereta yang panjang memiliki bantalan yang biasanya disambungkan dengan baut-baut baja. Baut-baut ini juga untuk menahan agar rel dan bantalannya tidak goyang dan bisa menahan kereta api yang akan melintas.
Baca juga: Marak Pencurian Komponen Rel Kereta, Ternyata Sudah Jadi Momok Sejak Puluhan Tahun
Namun apa jadinya jika baut-baut baja tersebut diganti dengan batang pohon pisang atau batang bambu? Mungkin ini tidak terpikirkan oleh sebagian besar orang, tetapi ini terjadi di Bangladesh. Dimana baut-baut tersebut digantikan oleh kedua batang pohon tersebut.
Miris memang, tetapi ini dilakukan agar rel tetap aman ketika dilintasi. Ada beberapa jalur yang mau tak mau menggunakan batang bambu dan pisang untuk mengamankan bantalan rel yakni Stasiun kereta api Kalihati, Jokerchor, Solla dan Hatia di Tangail, antara Dhaka dan Jembatan Jalan Raya Bangabadhu.
Ini terlihat buruk dan penggunaan batang pohon menggantikan baut dikarenakan baut-baut tersebut kerap kali dicuri. Dari sumber kereta api, bentang raya antara Tangail dan Sirajganj di samping relnya memiliki 132 jembatan.
Salah satunya adalah Jembatan Pungli Rail yang sudah kehilangan bantalan utamanya. Karena hal ini, warga takut akan terjadinya kecelakaan kereta api besar lainnya seperti yang pernah terjadi pada Agustus 2007 silam.
Dua orang penduduk yang tinggal di daerah dekat rel itu mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir sembilan bogie tergelincur di Tangail. Munnaf Ali dan Mannan Mia mengatakan, jika bogie itu sampai jatuh ke sungai makan akan menjadi lebih buruk.
Kepala Stasiun Jembatan Jalan Raya Dhaka-Bangabandhu, Abdul Mannan, mengatakan, bahwa dia tidak mengetahui kondisi kritis ini.
“Meskipun, tidak ada aturan keras dan cepat bahwa bambu tidak dapat digunakan sebagai pengganti baut besi, saya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap praktik tersebut,” katanya yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman dhakatribune.com (2/7/2019).
Baca juga: Musim Semi 2020, Jepang Bakal Punya Handcar Bertipe Sepeda di Atas Rel Kereta
Asisten Insinyur Kereta Api Joydebpur Bangladesh, Nazib Kaiser mengatakan, “Seringkali baut ini dicuri dan kami tidak memiliki cukup baut. Dalam kondisi seperti ini, sebagai tindakan penghentian kesenjangan darurat, bambu dapat digunakan untuk mengamankan rel dan bantalan rel, bukan baut tidur logam.”