Situs penyelaman di Indonesia diakui oleh dunia sebagai salah satu yang terbaik, namun apakah predikat tersebut akan tetap tersemat manakala Bahrain telah membuka theme park bawah lautnya pada musim panas mendatang? Ya, menurut rencana yang tersiar, pihak Negara Teluk Persia ini akan membuka underwater theme park dengan sebuah sentuhan yang unik dan niscaya akan mengundang decak kagum para penyelam. Kira-kira apa, ya?
Baca Juga: Peringati Ultah ke-100, British Airways ‘Dandani’ Boeing 747-400 dengan Livery BOAC
Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, adalah kehadiran dari Boeing 747 di underwater theme park tersebut yang dipercaya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta olahraga bawah air. Tentu saja, ini merupakan pesawat yang sudah tidak dioperasikan lagi. Proyek sub-aquatik ini merupakan bentuk kerja sama antara Supreme Council for Environment, Bahrain Tourism and Exhibitions Authority (BTEA) dan pihak swasta.
Diumumkan melalui Kantor Berita Bahrain yang dikelola pemerintah, lokasi penyelaman ini juga tampaknya akan menampilkan replika rumah pedagang mutiara Bahrain, terumbu karang buatan, dan beragam patung.
Mengingat Boeing 747 ini tidaklah didesain khusus yakni menggunakan pesawat bekas, lalu pertanyaan mulai muncul, apakah spot penyelaman ini ramah lingkungan?
“Daya tarik baru bagi Bahrain ini ramah lingkungan. Spot ini akan turut mempromosikan pertumbuhan kehidupan bawah laut,” ujar pihak promotor.
Namun pernyataan ini disanggah oleh Adriana Humanes, seorang ahli kelautan yang memiliki gelar PhD dari Ekologi Kelautan James Cook University. Ia mengatakan bahwa terumbu karang buatan tidak melulu berimplikasi baik jika dilihat dari sudut pandang ekologis.
“Ketika terumbu karang dalam kondisi yang sehat sudah mengalami penurunan jumlah, maka terumbu karang buatan muncul sebagai alternatif yang digunakan pemerintah dan industri pariwisata untuk menarik pengunjung,” ujar Adriana.
“Wreck diving adalah salah satu metode tertua yang digunakan untuk menciptakan terumbu buatan dengan menyediakan struktur bagi biota laut,” tandasnya.
Baca Juga: Lufthansa – Jadi Operator Boeing 747-8 Hingga Konsumen Caviar Terbesar di Dunia
Sebelum ditenggelamkan ke dasar laut, Boeing 747 ini sendiri akan di sterilisasi terlebih dahulu guna menghilangkan zat-zat kimia yang terkandung di dalamnya.
“Semua permukaan pesawat akan di sterilisasi terlebih dahulu dengan menggunakan deterjen yang ramah lingkungan untuk memastikan semua lapisan, minyak, dan debu pasca produksi hilang,” ujar pihak promotor.
“Selain itu, sebagian besar waktu telah dihabiskan untuk menghilangkan kontaminan dari pesawat selama ia berada di darat, termasuk menghilangkan semua perkabelan, semua sistem hidrolik, pneumatik dan bahan bakar, dan semua perekat, isolasi, plastik, karet, bahan kimia atau zat beracun potensial lainnya,” imbuhnya.