Sunday, April 6, 2025
HomeAnalisa AngkutanDesain kokpit, Posisi Kursi Pilot, dan Ukuran Jendela, Faktor Penting dari Cockpit...

Desain kokpit, Posisi Kursi Pilot, dan Ukuran Jendela, Faktor Penting dari Cockpit Visibility

Cockpit visibility tak pelak menjadi isu tersendiri dalam dunia penerbangan, pasalnya tanpa cockpit visibility yang memadai atau teganggu, maka kinerja pilot dan kopilot akan langsung terganggu, dan bisa berujung pada risiko keselamatan dalam penerbangan itu sendiri.

Baca juga: Round Dial vs Glass Cockpit, Mana yang Lebih Baik?

Cockpit visibility pada dasarnya mengacu pada seberapa baik seorang pilot dapat melihat ke luar pesawat dari kokpit. Ini mencakup pandangan pilot ke depan, ke samping, dan ke belakang pesawat. Cockpit visibility yang baik sangat penting untuk keselamatan penerbangan, karena memungkinkan pilot untuk melihat pesawat lain, objek di landasan pacu, dan kondisi cuaca dengan jelas, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang tepat.

Faktor-faktor seperti desain kokpit, posisi kursi pilot, dan ukuran jendela mempengaruhi tingkat cockpit visibility.

Cockpit visibility pada pesawat penumpang bervariasi tergantung pada desain kokpit dan pesawat itu sendiri. Namun, umumnya, pilot pesawat penumpang memiliki pandangan yang baik ke depan dan ke samping.

Sementara visibilitas ke belakang sering kali lebih terbatas karena adanya struktur pesawat seperti ekor dan sayap, namun ini dapat diatasi dengan bantuan kamera dan sistem monitor. Dalam kondisi normal, pilot memiliki visibilitas yang memadai untuk menjalankan operasi penerbangan dengan aman.

Dan ada beberapa risiko bila pilot tidak memiliki cockpit visibility yang baik, di antaranya seperti:

1. Kesulitan untuk melihat landasan pacu saat lepas landas dan mendarat, yang dapat mengakibatkan kesalahan dalam mengatur posisi pesawat dan mungkin menyebabkan kecelakaan.

2. Kesulitan untuk melihat pesawat lain di sekitarnya, yang dapat meningkatkan risiko tabrakan udara.

3. Kesulitan untuk melihat kondisi cuaca dan situasi lingkungan lainnya, seperti badai, awan rendah, atau gunung, yang dapat membahayakan penerbangan.

4. Kesulitan untuk navigasi, terutama saat mendarat di bandara yang kompleks atau dalam kondisi visibilitas yang rendah.

Semua risiko ini dapat berkontribusi pada kecelakaan penerbangan dan dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Itulah mengapa penting bagi pilot untuk memiliki cockpit visibility yang baik untuk melakukan tugas mereka dengan aman dan efektif.

Bagaimana Cara Kerja Pintu Kokpit Cegah Pembajakan? Berikut Ulasannya

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru