Masih banyak masyarakat yang menggunakan bus dalam kota untuk melakukan perjalanan mereka ke tujuan. Tetapi sayangnya perjalanan bus terkadang tidak pernah tepat waktu atau bisa dikatakan terlambat baik saat kedatangan maupun keberangkatannya.
Baca juga: EzMetr, Platform Teknologi Transportasi Baru yang Berkembang di Amerika Serikat
Hal ini bukan hanya terjadi pada bus kota biasa, di Jakarta bus TransJakarta pun kerap kali mengalami keterlambatan meski memiliki jalur tersendiri. Namun apa saja sih penyebabnya? Biasanya karena macet dan traffic light atau lampu lalu lintas yang sudah menyala merah menandakan berhenti ketika bus akan lewat.
Dilansir KabarPenumpang.com dari laman theboltonnews.co.uk (11/7/2019), untuk mengurangi keterlambatan bus, Transport fot Greater Manches (TfGM) baru-baru ini melakukan uji coba melihat ketepatan waktu yang ditingkatkan di beberapa rute tersibuk. Karena hal ini, kemungkinana bis mengurangi keterlambatan yang biasa dirasakan penumpang.
Nantinya dalam empat minggu pihak TtGM akan melihat teknisi menguji teknologi Split Cycle Offset Optimization (SCOOT). Dalam uji coba ini yang akan dianalisis lainnya adalah data lalu lintas dimana waktu nyata untuk mengoordinasi penentuan waktu sinyal lalu lintas.
Teknologi ini sendiri akan berupa sebuah pemancar yang bisa ditemukan di sebagaian besar bus modern. Dimana sistem mengidentifikasi layanan berjalan terlambat mendekati dan memperpanjang nyalanya lampu hijah ketika bus mendekati lampu.
Bahkan secara efektif akan memungkinkan layanan berjalan terlambat untuk melewati persimpangan tanpa perlu berhenti ataupun menunggu. Sehingga bisa mengurangi waktu keterlambatan atau bahkan menepatkan waktu kedatangan bus itu.
Baca juga: Scania Rancang Bus Otonom Multiguna, Dipercaya Mampu Reduksi Tingkat Pencemaran Udara
“Mengatasi kemacetan dan meningkatkan kualitas udara adalah dua prioritas bagi kami saat ini dan jelas langkah-langkah yang meningkatkan keandalan transportasi umum adalah salah satu cara mendorong lebih banyak orang untuk meninggalkan mobil di rumah,” kata Kepala Layanan Bus di TfGM Alison Chew.