Monday, April 7, 2025
HomeDaratDaop 2 Bandung Batasi 50 Persen Okupansi Kereta Lokal dan Jarak Jauh

Daop 2 Bandung Batasi 50 Persen Okupansi Kereta Lokal dan Jarak Jauh

Pemberlakuan pembatasan kereta api untuk jarak menengah dan jarak jauh menjadi hanya 50 persen okupansi di mulai Kamis (2/4/2020). Pembatasan okupansi tersebut dilakukan PT Kereta Api Indoneisa (KAI) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung.

Baca juga: KAI Tanggap Darurat Covid-19, Pembatalan Tiket Kereta Bisa Secara Online!

Manajer Humas Daop 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan, adanya pembatasan kapasitas tempat duduk tersebut untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Dengan meningkatnya penyebaran virus corona di Indonesia dan berdampak pada berkurangnya okupansi kereta, PT KAI Daop 2 kembali mengambil kebijakan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata dia yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber.

Noxy mencontohkan pembatasan kapasitas tempat duduk pada kereta Argo Parahyangan yang melayani relasi Bandung – Jakarta. Dia menyebutkan, kapasitas penumpang KA Argo Parahyangan dalam satu rangkaian normal ada 570 tempat duduk.

Karena adanya pembatasan, maka kapasitas angkutnya hanya dibatasi 285 tempat duduk per rangkaian. Noxy juga menyebutkan, bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini, PT KAI memberikan keleluasaan kepada penumpang kereta yang sudah memesan tiket dan ingin membatalkannya.

“Pembatalan tiket atas keinginan calon penumpang, untuk KA yang masih jalan atau beroperasi, calon penumpang bisa membatalkan tiket 100 persen,” kata Noxy.

Untuk memudahkan penumpang yang ingin membatalkan tiket mereka, Noxy menjelaskan ada dua cara yang bisa dilakukan yakni melalui aplikasi KAI Access dengan waktu paling lambat tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta itu. Kemudian calon penumpang juga bisa membatalkan tiket mereka di stasiun paling lambat 30 menit sebelum jadwal yang tertera pada tiket kereta.

PT KAI juga memberikan pengembalian 100 persen, atau bea penuh tiket kereta untuk kereta yang dibatalkan perjalanannya. Untuk diketahui, keputusan mengurangi okupansi kereta tersebut, menyusul keputusan Daop 2 Bandung untuk mengurangi perjalanan kereta sepanjang April 2020.

“PT KAI Daop I2 kembali melakukan pengurangan perjalanan kereta api. Total ada 37 perjalanan baik itu kereta lokal maupun kereta jarak jauh pada periode 1 April sampai dengan 30 April 2020,” kata Noxy

Noxy mengatakan, pengurangan perjalanan kereta tersebut diputuskan seiring dengan jumlah penumpang yang terus menurun. Dia menyebutkan, secara total baik untuk kereta api lokal dan kereta api jarak jauh mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan dengan periode yang sama bulan Maret tahun lalu.

Baca juga: Imbas Pembatalan Sejumlah Perjalanan KA Jarak Jauh, 3624 Calon Penumpang Pilih Batalkan Tiket

Noxy mengatakan, masih ada lima kereta yang masih beroperasi di Daop 2 Bandung yakni lima Kereta Argo Parahyangan ke arah Jakarta, satu Kereta Api Harina ke arah Surabaya Pasar Turi, satu kereta Api Ciremai ke arah Semarang Tawang, satu Kereta Api Kahuripan, dan dua Kereta Api Serayu Pagi dan Serayu Malam.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru