Thursday, April 3, 2025
HomeAnalisa AngkutanBuntut Insiden Lebanon, Emirates Larang Pager dan Walkie Talkie, Termasuk yang Dikemas...

Buntut Insiden Lebanon, Emirates Larang Pager dan Walkie Talkie, Termasuk yang Dikemas Sekalipun

Buntut terjadinya serangan elektronik, yakni berupa ledakan yang menyasar pager (radio panggil) dan walkie talkie (HT) yang digunakan para milisi Hizbullah di Lebanon, maka maskapai Emirates Airlines telah mengumkan pelarangan pager dan walkie talkie dari tas tangan penumpang.

Baca juga: Buntut Konflik di Timur Tengah, Emirates Hentikan Seluruh Penerbangan ke Iran Hingga 15 Oktober 2024

Maskapai yang berbasis Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) itu telah melarang penumpang terbang dengan pager atau walkie-talkie di tangan atau tas jinjing mereka setelah ledakan perangkat di Lebanon dan Suriah bulan lalu. Emirates Airlines mengumumkan bahwa kedua barang tersebut dilarang untuk dikemas dalam penerbangan ke, dari, atau transit dengan Dubai.

Sebuah pernyataan di situs web maskapai tersebut mengatakan: “Semua penumpang yang melakukan perjalanan dengan penerbangan ke, dari, atau melalui Dubai dilarang membawa pager dan walkie-talkie dalam bagasi terdaftar atau kabin.”

Ditambahkan: “Barang-barang tersebut yang ditemukan di tas tangan penumpang atau bagasi terdaftar akan disita oleh Kepolisian Dubai.” Hal ini terjadi beberapa minggu setelah serangan terhadap perangkat Hizbullah – kelompok Lebanon yang didukung oleh Iran dan bersekutu dengan Hamas – yang terkait dengan perang di Gaza setelah hampir setahun saling tembak dengan Israel di seberang perbatasan.

Setidaknya 37 orang tewas dan 3.000 orang terluka pada tanggal 17 dan 18 September setelah pager elektronik yang digunakan oleh Hizbullah untuk berkomunikasi meledak secara bersamaan di Beirut dan Damaskus.

Hizbullah dan pemerintah Lebanon menyalahkan Israel atas serangan tersebut, namun, militer Israel belum mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap komunikasi tersebut.

Setelah ledakan mematikan tersebut, otoritas Lebanon melarang pager elektronik dan walkie-talkie dikirimkan atau dibawa oleh semua maskapai penerbangan yang berangkat dari Bandara Beirut hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Penyedia maskapai penerbangan terbesar di Timur Tengah juga mengumumkan bahwa, meskipun penerbangan Emirates ke Amman di Yordania dilanjutkan pada tanggal 6 Oktober, penerbangan ke dan dari Irak, Iran, dan Lebanon tetap ditangguhkan di tengah serangan rudal yang sedang berlangsung.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru