Pernahkah Anda lihat jalur rel kereta yang berdiri di ketinggian dan seolah berada di atas tanggul? Nah, kontruksi yang dimaksud adalah tanggul rel kereta api (railway embankment). Tanggul rel kereta api adalah struktur yang dibangun terutama dari tanah atau kombinasi tanah dan batu.
Tanggul kereta api dirancang untuk menyediakan jalur yang stabil dan tinggi untuk rel kereta api, dan memungkinkan kereta api melintasi area dengan medan dan topografi yang bervariasi. Dari forum quora.com, disebutkan bahwa tanggul kereta api mempunyai beberapa fungsi penting:
Ketinggian
Keberadaan tanggul ini otomatis menaikkan rel kereta api di atas permukaan tanah, yang dapat membantu menghindari rintangan seperti badan air, cekungan, atau medan yang tidak rata.
Stabilitas
Tanggul kereta api dibangun untuk menjamin stabilitas dan dukungan trek, mencegahnya agar tidak tenggelam atau tenggelam ke dalam tanah.
Perlindungan Banjir
Di daerah rawan banjir, tanggul kereta api menjadi penghalang yang menjaga jalur tetap berada di atas air banjir, sehingga menjaga pengoperasian kereta api selama kondisi cuaca buruk.
Pemisahan Tingkat
Tanggul kereta digunakan untuk memisahkan jalur kereta api dari jalan raya, jalur kereta api lain, atau jalur pejalan kaki, sehingga meningkatkan keselamatan dan mencegah konflik antar moda transportasi yang berbeda.
Mitigasi Tanah Longsor
Di daerah perbukitan atau pegunungan, tanggul kereta api dapat membantu melindungi jalur kereta api dari tanah longsor dan longsoran batu.
Koreksi Keselarasan
Tanggul kereta api memungkinkan pemeliharaan keselarasan lintasan yang konsisten bahkan di wilayah geografis yang menantang.
Baca juga: Kereta Api di Indonesia Masih Suka Telat, Ini Penyebabnya!
Singkatnya, tanggul kereta api adalah struktur tinggi yang dibuat untuk mendukung dan meninggikan jalur kereta api, memastikan transportasi kereta api yang aman dan efisien di berbagai lanskap. Hal ini memainkan peran penting dalam menjaga integritas dan fungsionalitas jaringan kereta api.