Ketika tengah berupaya bangkit dari jurang keterpurukan’737 MAX’, produsen kedirgantaraan terkemuka asal Negeri Paman Sam, Boeing nyatanya harus kembali menelan pil pahit setelah pihak manufaktur pesawat menangguhkan uji final load dari varian 777X yang dijadwalkan pada Jumat (6/9) kemarin.
Baca Juga: Gunakan Sayap Lipat nan Unik, Akankah Boeing 777X Jadi Pesawat Paling Efisien?
Uji final load ini merupakan bagian dari proses sertifikasi pesawat yang diawasi oleh inspektur dari Federal Aviation Administration (FAA). Tujuan dari uji ini adalah untuk “memuat pesawat dan mengudara melampaui beban operasional normal,” ujar salah seorang juru bicara dari Boeing. Dan sialnya, karena atu dan lain hal, Boeing terpaksa harus menangguhkan uji penerbangan itu.
“Selama pengujian statik final load Boeing777X, tim menghadapi masalah yang mengharuskan tes ditangguhkan,” tandasnya, dikutip KabarPenumpang.com dari laman channelnewasia.com (8/9).
“Kondisi pengujian jauh melampaui beban yang diharapkan dalam layanan komersial. Pengujian ini sedang ditinjau dan tim bekerja untuk memahami akar permasalahan.” lanjut pihak Boeing.
Menurut salah satu sumber yang indentitasnya tidak ingin dibongkar mengatakan pintu pesawat ‘meledak’ ketika pengujian tengah berlangsung. Ia melanjutkan bahwa kejadian semacam ini sangat jarang terjadi ketika uji final load.
Akibat dari insiden ini, Boeing 777X yang seharusnya lepas landas untuk pengujian penerbangan perdananya pada musim panas tahun 2019 ini, harus ditunda hingga sekiranya awal tahun 2020 mendatang. Hal ini lantaran pihak Boeing juga menemukan masalah pada mesin General Electric (GE) yang digunakannya.
Ketika dikonfirmasi, pihak Boeing masih enggan memberikan komentar apakah akan ada kemunduran dalam proses uji coba pra penerbangan komersial ini.
Baca Juga: Wow! Mesin Boeing 777X Lebih Besar dari Body 737
Menurut FAA, selama pengujian ini, pesawat akan ditempatkan di bawah tekanan ekstrim untuk memverifikasi kekuatan strukturalnya. Korelasinya dengan operasi komesial adalah pihak Boeing ingin memastikan bahwa varian 777X ini mampu beroperasi secara aman bahkan ketika pihak maskapai penggunanya melanggar apa yang sudah dibataskan oleh Boeing – semisal dari segi beban angkut dan lain-lain.
“Kini FAA tengah menganalisis masalah yang muncul selama pengujian struktural pesawat ini,” ujar pihak FAA dalam sebuah keterangan.