Maskapai baru yang mengusung konsep ULCC (Maskapai Berbiaya Sangat Rendah), Super Air Jet, mengaku siap terbang perdana dalam waktu dekat. Maskapai -yang dalam laporan Debtwire mendapat suntikan dana dari Lion Air Group pimpinan Rusdi Kirana sebesar Rp518 miliar ini- akan membuka enam rute atau destinasi.
Baca juga: Wow, Harga Tiket Super Air Jet Lebih Murah dari Lion Air dan AirAsia! Ini Detailnya
Enam rute tersebut sepenuhnya fokus pada wilayah Indonesia bagian barat. Hal ini mengacu pada riset internal Super Air Jet dimana enam rute yang dipilih dalam penerbangan perdana tersebut merupakan rute-rute favorit kawula muda, baik pebisnis maupun traveler muda, yang memang menjadi target pasar maskapai.
Beberapa rute atau destinasi itu meliputi Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Palembang melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM), Padang melalui Bandara Minangkabau (PDG), Batam melalui Bandara Hang Nadim (BTH). Lalu, Medan melalui Bandara Kualanamu (KNO) dan Pontianak melalui Bandara Supadio (PNK).
“Pemilihan destinasi super favorit di tahap perdana guna menjangkau wilayah Indonesia barat dengan pilihan jadwal keberangkatan yang tepat di rute-rute super populer,” kata Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, fokus utama maskapai yang disebut Debtwire dimiliki oleh Farian dan Davin Kirana -putra dari Kusnan dan Rusdi Kirana- tersebut ialah menawarkan konsep berbiaya sangat rendah dengan penerbangan langsung antarkota secara point to point di pasar domestik, dan nantinya dapat merambah ke rute-rute internasional.
Selain itu, untuk menambah kenyamanan Super Air Jet akan menawarkan gratis bagasi 20 kg serta sistem hiburan yang didukung oleh aplikasi Tripper Trave besutan Airfi Indonesia yang bisa diunduh di Apps Store atau Google Play Store dari smartphone maupun gadget (Tab & Ipad).
Lewat sistem hiburan yang dinamakan Super Entertainment ini penumpang dimungkinkan untuk menikmati musik, film, dan hiburan lainnya tidak hanya ketika di udara (on board), melainkan juga ketika di darat (on ground), saat menunggu di bandara maupun dalam perjalanan ke bandara.
“Keuntungan atau nilai lebih terbang dengan Super Air Jet ialah Super Ekstra dengan gratis bagasi 20 kilogram (kg), yang semakin memanjakan dan mempermudah ketika melakukan penerbangan,” lanjutnya.
Dalam laman resminya, Super Air Jet diketahui menawarkan tiket penerbangan Jakarta-Palembang dengan tarif Rp252 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp367.200 dan AirAsia seharga Rp358.875), Jakarta-Pekanbaru mulai Rp 423 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket 555.300 dan AirAsia seharga Rp543.923).
Kemudian, ada lagi rute Jakarta-Medan Kualanamu yang ditawarkan maskapai baru Super Air Jet mulai Rp536 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp679.600 dan AirAsia seharga Rp665.149), rute Jakarta-Pontianak tarif mulai Rp385 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp513.500 dan AirAsia seharga Rp502.551).
Selanjutnya, Super Air Jet juga membuka rute Jakarta-Padang dengan tarif mulai Rp440 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp574.000 dan AirAsia seharga Rp561.561), dan Jakarta-Batam tarif mulai Rp 429 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp561. 900 dan Citilink seharga Rp594.900).
Baca juga: Untuk Tahap Awal, Super Air Jet Akan Melayani Rute Domestik dengan 3 Unit Airbus A320
Ada juga rute Jakarta-Lombok, tarif mulai dari Rp416 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp547.600 dan AirAsia seharga Rp535.904), Jakarta-Surabaya tarif mulai Rp348 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp472.800 dan AirAsia seharga Rp462.463).
Adapun tiket penerbangan Jakarta-Denpasar tarifnya dibanderol mulai Rp426 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp558.600 dan AirAsia seharga Rp547.129), dan Jakarta-Banjarmasin tarif mulai Rp437 ribu (lebih murah dibanding Lion Air yang mematok tarif tiket Rp570.700 dan Citilink seharga Rp624.820).