Sunday, April 6, 2025
HomeBandaraBerapa Lama Maskapai Menunggu Penumpang yang Telat Saat Transit?

Berapa Lama Maskapai Menunggu Penumpang yang Telat Saat Transit?

Transit atau connecting flight di sektor kedirgantaraan global memang sudah tidak asing lagi terdengar. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, connecting flight merupakan suatu kondisi dimana Anda akan berganti pesawat di titik transit untuk tiba di satu destinasi. Karena pesawat yang akan Anda tumpangi berbeda, maka nomor penerbangannya pun akan berbeda pula.

Baca juga: Apa yang Penumpang Harus Lakukan Saat Ketinggalan Pesawat Saat Transit?

Selain menjadi moda transportasi paling aman, pesawat juga menjadi moda transportasi paling tepat waktu. Namun bukan berarti tidak pernah terlambat.

Saat itu terjadi, terutama pada penerbangan transit, penerbangan berikutnya ada yang menunggu penumpang datang untuk transit dan ada pula yang sebaliknya, tetap berpegang pada waktu yang sudah ditetapkan dan tidak menunggu penumpang yang terlambat datang. Andai pun menunggu, berapa lama maskapai akan menunggu?

Menurut salah satu pengguna Quora, itu tidak ada ukuran rata-ratanya alias tidak ada kejelasan berapa lama maskapai akan menunggu penumpang yang telat transit (connecting flight). Ini semua tergantung situasi dan kondisi. Celakanya, situasi dan kondisi setiap harinya di setiap bandara berbeda-beda. Terlebih di bandara besar.

Dalam pelaksanaannya, maskapai memutuskan berapa lama waktu menunggu penumpang didasari pada beberapa hal, seperti ketersediaan gate di bandara tujuan, ketersediaan slot bandara (slot lepas landas dan mendarat), jam berapa bandara yang dituju bisa melayani mereka, dan lain sebagainya.

Demikian juga sebaliknya, maskapai yang memutuskan meninggalkan penumpang, itu berarti maskapai siap dengan berbagai konsekuensinya, seperti membayar biaya penginapan penumpang, makanan dan minuman, serta penerbangan pengganti.

Sebelum antara dua keputusan itu diambil, maskapai secara garis besar tentunya sudah menetapkan di tataran petinggi, lebih mengutamakan penumpang atau catatan on-time performance (OTP). Ini pada akhirnya menjadi dasar bagi maskapai untuk mengambil keputusan selanjutnya, menunggu penumpang yang telah transit atau melanjutkan penerbangan sesuai jadwal.

Seiring waktu, maskapai tak ingin 100 persen menunggu penumpang transit setiap kali terjadi keterlambatan dan sebaliknya tidak jadi 100 persen mengejar OTP. Mereka berada di tengah antara kedua itu. Caranya dengan memakai aplikasi khusus. Salah satunya United Airlines lewat aplikasi Connection Saver.

Baca juga: 10 Bandara Internasional Ini, Pilihan Transit Ternyaman di Dunia

Teknologi ini menjalankan fungsi penghitungan algoritma beberapa kemungkinan dimana hasilnya akan memberikan opsi kepada pihak maskapai, apakah akan tetap meninggalkan penumpang yang terlambat ini atau menunggunya. Dengan begitu, keputusan menunggu atau tidaknya jadi lebih efektif karena didasari data bukan intuisi belaka.

CEO dari United Airlines, Oscar Munoz mengatakan bahwa sejak aplikasi ini diluncurkan pada bulan Januari silam, aplikasi ini terbukti sudah ‘menyelamatkan’ lebih dari 50.000 penumpang yang mengalami keterlambatan di penerbangan pertama mereka.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru