Boeing 747-400 Lufthansa akhirnya kembali ke homebase-nya di Frankfurt, Jerman, setelah lama di-grounded di Gurun Teruel, Spanyol. Ini adalah bagian dari komitmen maskapai untuk terus mengoperasikan delapan armada Queen of the Skies sebelum dipensiunkan pada 2023 mendatang, tahun dimana maskapai Negeri Bavaria itu dijadwalkan kedatangan Boeing 777X.
Baca juga: “Bangkit dari Kubur”, Singapore Airlines Aktifkan Airbus A380 yang Disimpan di Gurun
Bila segalanya mendukung, seperti kasus virus Corona menurun, negara-negara di dunia mulai menerima setiap wisatawan (tidak lockdown), serta dunia penerbangan global mulai kembali bergairah, laporan Cirium, Boeing 747-400 Lufthansa akan mulai beroperasi pada Oktober mendatang.
Tetapi, itu tidak sepenuhnya pasti. Dua pekan lalu, maskapai tercatat memiliki 247 jadwal penerbangan Boeing 747-400 di bulan September. Pekan lalu, semua jadwal penerbangan tersebut sirna dan 105 di antaranya digeser ke bulan Oktober. Itupun juga bisa saja berubah kembali mengikuti kondisi.
Dilansir Simple Flying, Boeing 747-400 yang teregistrasi sebagai D-ABTK merupakan pesawat kedua yang ditarik Lufthansa dari fasilitas penyimpanan di Eropa (Teruel), setelah D-ABVX (digrounded di Belanda).
Data dari RadarBox.com menunjukkan, pesawat lepas landas dari Teruel pada pukul 16:30, melakoni penerbangan hampir tiga jam, menempuh perjalanan sejauh 1.313 km di ketinggian 40.000 kaki, dan tiba di Frankfurt pada pukul 19:16.
Sebelum dikirim ke Spanyol, pesawat tersebut sebetulnya ingin dikirim ke Belanda, menyusul armada Boeng 747-400 lainnya. Tetapi, karena berbagai pertimbangan, pesawat akhirnya dikirim ke Teruel pada April lalu meski sempat mampir ke Frankfurt terlebih dahulu.
Menurut data dari ch-aviation.com, D-ABTK pertama kali terbang pada 11 Desember 2001 dan diterima Lufthansa pada 19 Desember 2001, setelah memesan pada Desember 1997. Itu berarti, usia pesawat sudah menginjak 19,68 tahun.
“Delapan pesawat Lufthansa B747-400 kami akan diaktifkan kembali dan dikeluarkan dari penyimpanan selangkah demi selangkah dan dioperasikan kembali untuk tahun-tahun mendatang. Ini hanya sampai mereka akan digantikan oleh Boeing 777-9, juga selangkah demi selangkah,” ujar juru bicara Lufthansa.
Baca juga: Air India Tegas Pertahankan Boeing 747 Walau Banyak Maskapai Pilih Pensiunkan Pesawat
“Namun, tidak ada jadwal tetap untuk pertukaran ini. Selanjutnya B747-400 akan menjalani pemeriksaan rutin, juga beberapa yang lebih besar,” tambahnya.
Mengembalikan pesawat ke dalam layanan tentu bukan perkara mudah. Selain harus menjalani maintenance serius selama digrounded, pesawat juga dicek lagi sebelum mulai kembali ke Frankfurt. Setelah tiba di sana pun, pesawat akan dicek kembali oleh tim teknik, dalam hal ini Lufthansa Technik sebelum di simpan di hanggar sampai dibutuhkan.