Bandara Internasional Hong Kong (HKIA) belum lama ini kembali mengumumkan langkah-langkah bantuan lanjutan, sebagai respon serius atas penyebaran virus corona atau Covid-19 dan protes anti-pemerintah yang menggangu operasional bandara. Hingga kini, total kucuran dana yang telah disalurkan angkanya mencapai HK$1,6 miliar atau sekitar Rp2,8 triliun sejak pertama kali dikucurkan pada tahun lalu.
Baca juga: Imbas Penumpang Turun Drastis, Bandara Hong Kong Satukan Pelayanan di Terminal Utama
Kucuran dana tersebut digunakan untuk mempertahankan ekosistem bisnis yang ada di bandara tersebut, mencakup pemberian konsesi sewa (lahan atau space di bandara) keringanan atau pengurangan biaya dan berbagai bantuan lainnya untuk mengurangi tekanan pada mitra bisnis di HKIA. Lebih spesifik lagi, sasaran penerima bantuan tersebut meliputi gerai ritel, katering bandara, maskapai penerbangan, dan travel agent, baik online maupun offline.
Pasalnya, sejak protes anti-pemerintah mulai berkecamuk, perekonomian memang mulai mengalami perlambatan. Sektor pariwisata, yang menjadi andalan pemerintah dalam mendulang uang, sangat terpukul dengan maraknya pembatalan perjalanan. Terlebih massa juga beberapa kali menyegel bandara, stasiun, dan area publik lainnya hingga menyebabkan wisatawan benar-benar lenyap dari HongKong. Hal itu setidaknya terlihat dari penurunan jumlah penumpang di HKIA, yang menjadi gerbang masuknya wisatawan, khususnya mancanegara.
Dalam laporan, HKIA, sebanyak 71,5 juta penumpang tercatat bepergian melalui bandara pada 2019, turun sebesar 4,2% dibandingkan dengan 2018. Bila melihat dari angka, memang tidak terlalu besar, namun, persentase tersebut sudah cukup untuk memukul industri penerbangan dalam negeri.
Dengan kucuran dana lanjutan yang menyentuh angka Rp 2,8 triliun tersebut, otoritas bandara HongKong (AA) berharap, pihak-pihak terdampak akibat penurunan jumlah penumpang dapat terus bertahan, khususnya selama periode sulit seperti sekarang ini (karena virus corona).
“Diharapkan bahwa dua putaran tindakan bantuan akan membantu industri selama periode yang sulit ini,” tulis AA, dalam sebuah keterangan, sebagaimana dikutip KabarPenumpang.com dari laman airport-technology.com, Selasa, (25/2).
Baca juga: Kisruh Tak Kunjung Reda, Bandara Hong Kong Kehilangan 16,2 Persen Penumpang
Selain kucuran dana, guna memaksimalkan efesiensi, otoritas bandara juga tengah mempertimbangkan penutupan concourse atau area publik yang terletak di antara dua landasan pacu karena pergerakan penerbangan yanag menurun sekitar dua pertiga.
Covid-19 atau virus corona sendiri sejauh ini telah merenggut 2.619 nyawa dan menginfeksi lebih dari 79.000 di seluruh dunia. Sebagai negeri yang bersinggungan langsung dengan Cina (negara endemik penyebaran virus corona), Hong Kong hingga kini telah melaporkan 74 kasus suspect virus corona dan dua kematian.
Bandara Hong Kong Kucurkan Rp2,8 Triliun Guna Hadapi ‘Serangan’ Virus Corona
RELATED ARTICLES