Tak ingin kalah aksi dari Emirates yang menampilkan aksi pramugari berdiri di puncak Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia, maka Etihad Airways yang juga berasal dari Uni Emirat Arab (UEA), membuat gebrakan dengan meluncurkan video awak kabin (pramugara dan pramugari) yang melakukan aksi terjung payung (skydiving) sembari memainkan alat musik.
Baca juga: Pramugari Emirates Berdiri di Puncak Burj Khalifa, Apa Tujuannya?
Video spektakuler tersebut melibatkan Emirates Airways yang menggandeng Paramount Pictures, yang menaungi produksi dan promosi global film “Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One.” Dengan jutaan pemirsa yang menonton melalui platform media sosial maskapai, aksi unik ini siap meninggalkan jejak yang tak terhapuskan baik di industri penerbangan maupun hiburan.
Apa yang disuguhkan Etihad adalah The Skydiving Orchestra Stunt, yang membuat jantung berdebar kencang. Tindakan berani tersebut menampilkan sekelompok musisi terjun payung yang membawakan lagu tema Mission: Impossible yang ikonik sambil meluncur melintasi langit dari ketinggian 13.000 kaki (sekitar 4.000 meter). Meluncur (terjun bebas) dengan kecepatan 193 km per jam, ansambel ini menentang gravitasi dan konvensi untuk menciptakan simfoni yang memompa adrenalin jauh di atas awan.
Di belakang layar, sebuah rencana yang cermat dibuat untuk melaksanakan upaya yang berani ini. Etihad Airways berkolaborasi erat dengan agensi kreatif mereka, Impact BBDO, untuk mengatasi tantangan yang datang dengan menggabungkan seni musik dan kehebatan skydiving.
Berminggu-minggu persiapan yang ketat dijalani, dengan setiap penerjun menerima segmen tertentu dari komposisi musik untuk dikuasai. Tuntutan bagi mereka untuk menjalankan bagian mereka dengan sempurna meskipun terjadi turbulensi saat terjun bebas. Selain itu, rigging khusus dirancang dengan cermat untuk setiap instrumen guna memastikan para penerjun payung dapat bermain dengan aman sambil mengatur parasut mereka secara bersamaan.
Baca juga: Airbus A380 Emirates Nyaris ‘Tabrak’ Pramugari di Atas Burj Khalifa
Untuk mengabadikan setiap momen yang menakjubkan, seorang sinematografer terjun payung yang terampil menemani ansambel di setiap lompatan, mencatat prestasi luar biasa mereka untuk anak cucu. Sepanjang seluruh proses, keselamatan tetap yang terpenting.