Monday, April 7, 2025
HomeAnalisa AngkutanApakah Penumpang Boleh Masuk dan Berfoto di Kokpit Setelah Pesawat Mendarat?

Apakah Penumpang Boleh Masuk dan Berfoto di Kokpit Setelah Pesawat Mendarat?

Beberapa tokoh, pejabat, politisi, public figure, selebritis, dan artis pernah berfoto di kokpit pesawat bersama pilot dan kopilot bahkan bersama purser atau pramugari senior. Tak sedikit dari penumpang, yang kebetulan juga pecinta penerbangan, merasa iri karena tak bisa melakukan itu karena bukan siapa-siapa. Tetapi, sebetulnya, bolehkan penumpang masuk dan berfoto di kokpit bersama pilot dan pramugari?

Baca juga: Kenapa Pintu Kokpit Terbuka Sebelum Pesawat Lepas Landas? Ini Jawabannya

Kokpit sejatinya steril karena terlalu berbahaya bila ada orang lain selain petugas yang masuk. Umumnya terkait terorisme atau sabotase pesawat, dimana pilot disandera dan dipaksa melakukan aktivitas penerbangan di bawah pengaruh teroris. Itu kenapa pintu kokpit didesain begitu kokoh dan bisa dibilang mustahil ditembus dari luar.

Pintu kokpit modern setidaknya memiliki lima komponen utama, mulai dari pintu anti peluru dengan tambahan electronic triple bolt, lubang intip (peephole), kamera di kabin untuk memantau aktivitas penumpang dan kru, panel kontrol pintu kokpit dengan tiga mode (normal, lock, dan unlock), serta panel keyboard di area kabin dan telepon untuk komunikasi kru dengan pilot.

Di luar itu, pilot dan kopilot juga dilengkapi dengan sensor tekanan yang bekerja saat kabin kehilangan tekanan.

Sebagai bagian dari standar keamanan terbang, setiap pramugari yang hendak masuk ke kokpit, diharuskan membunyikan bel terlebih dahulu. Kru kokpit kemudian dapat mengecek secara visual dengan fitur lubang intip. Bila benar pramugari, tentu akan dibukakan, bila tidak, jangan harap pilot akan membuka dengan tulus.

Lagi pula, bila kedapatan bukan pramugari yang mengetuk atau menggedor pintu, bisa dipastikan, pilot akan mengaktifkan pengamanan tambahan pintu kokpit dengan mode ‘lock’ dalam keadaan on. Otomatis, tiga baut tambahan akan memperkuat ketahanan pintu kokpit terhadap segala macam bentuk pembobolan.

Singkatnya, pintu kokpit mustahil dijebol dengan tangan kosong. Sebegitu ketat dan sterilnya kokpit pesawat, dengan catatan saat dalam penerbangan.

Di luar penerbangan, saat masih di apron sebelum penerbangan ataupun pasca mendarat dan parkir di apron, pintu kokpit terbuka lebar. Bahaya memang tetap mengancam, tetapi potensinya begitu kecil dan se-instan dan berbahaya saat pesawat tengah dalam penerbangan. Itu kenapa pintu kokpit terbuka dan menarik perhatian penumpang untuk masuk dan berfoto. Bolehkah?

Menurut pensiunan pilot, Steve Bazer, penumpang diperbolehkan masuk ke kokpit dan berfoto dengan pilot, baik dalam penerbangan internasional maupun domestik. Pilot juga disebutnya sangat ramah dan antusias saat ada penumpang yang meminta masuk ke kokpit dan berfoto dengannya.

Meski tak ada instruksi khusus dari maskapai terkait bagaimana menyikapi permintaan penumpang untuk berfoto dengannya (pilot) di kokpit, namun Steve berpendapat bahwa itu bagian dari pelayanan dan keramahan ke penumpang.

Itu pada akhirnya dianggap akan menjadi kesan dan pengalaman terbang positif bagi penumpang yang bersangkutan. Diharapkan, dari situ itu akan bercerita ke keluarga, rekan, dan lainnya.

Pada akhirnya, penumpang atau customer baru akan berdatangan dan bila itu dipertahankan tentu akan semakin banyak penumpang yang terbang bersama maskapai tempatnya bekerja dan itu baik dari sisi bisnis.

Baca juga: Ijinkan Penumpang Masuk ke Dalam Kokpit, Pilot Air Guilin Ditangguhkan Seumur Hidup

Beberapa pilot lainnya juga senada dengan Steve. Dalam kondisi lelah sekalipun, andai ada penumpang yang meminta masuk ke kokpit dan berfoto bersama pilot, itu akan dilayani.

Meski begitu, menurut pilot aktif di Copa Airlines, Irving Vargas Mendoza, semua tergantung kapten pilot dan kabar buruknya di luar sana tak semua pilot ramah terhadap penumpang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru