Sunday, April 6, 2025
HomeDaratAlstom, Hitachi, dan Bombardier Satukan 'Kekuatan' Garap HS2 Project

Alstom, Hitachi, dan Bombardier Satukan ‘Kekuatan’ Garap HS2 Project

Perusahaan pembangkit listrik dan transportasi rel dan kapal asal Perancis, Alstom bersama dengan korporasi gabungan antara Hitachi dan Bombardier baru saja merilis desain kereta yang diusulkan untuk HS2 Project yang rencananya akan bergulir di Inggris. Sebelum membahasnya lebih lanjut, HS2 Project merupakan proyek kereta cepat yang akan mengular di Britania Raya. Untuk beberapa wilayah, bagian yang akan digunakan sebagai jalur kereta ini sudah disetujui sejak tahun 2017 silam dan sedang menunggu tahap konstruksi – sedangkan wilayah sisanya masih menunggu persetujuan.

Baca Juga: Masih Jauh dari Realisasi, Keandalan HS2 Siap Jadi Rival Setara Bagi Shinkansen

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com (7/6/2019), Alstom telah mengajukan penawaran tunggal untuk kontrak senilai 2,75 miliar poundsterling (Rp49,78 triliun), termasuk pembuatan dan pengiriman setidaknya 54 kereta, yang akan beroperasi pada Fase 1 HS2 Project yang akan mengular antara London dan West Midlands.

Guna memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk mengular di HS2 Project, kereta dari Alstom dikabarkan telah sesuai dengan persyaratan tersebut, dan menurut pihak perusahaan, nantinya kereta yang akan mengular di HS2 Project ini akan menghasilkan kenyamanan yang sama dengan layanan kereta konvensional lainnya.

Sebelumnya, Alstom telah secara langsung terlibat dalam proses desain kereta cepat Avelia untuk Amerika, Perancis, dan Italia – sedangkan untuk Hitachi dan Bombardier dikabarkan telah merilis gambar pertama dari desain kereta yang diusulkan.

Di sini, perusahaan kerja sama gabungan Hitachi dan Bombardier harus sedikit membagi otak karena baru-baru ini, mereka memenangkan tender senilai US$643 juta atau yang berkisar Rp9,2 triliun dari operator kereta asal Italia, Trenitalia untuk menghadirkan 14 unit kereta berkecepatan tinggi, Frecciarossa 1000.

Baca Juga: Terlambat Karena Masalah Teknis, Azuma High Speed Train Kini Resmi Layani Rute London–Leeds

Diharapkan HS2 Project ini akan mulai menurunkan kontrak pada awal tahun 2020 mendatang. Diketahui, selain London, Birmingham, Manchester dan Leeds, layanan HS2 akan menghubungkan beberapa tempat di luar jaringan inti HS2, termasuk York, Newcastle, Liverpool, Glasgow dan Edinburgh.

Diinformasikan, bulan lalu, Economic Affairs Committee of the House of Lords telah mendesak pemerintah untuk membatasi adanya kemungkinan pertambahan biaya pembangunan dari HS2 Project.

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru