Sunday, April 6, 2025
HomeHot NewsAkibat Langgar Karantina, Awak Kabin Vietnam Airlines Dipenjara Dua tahun

Akibat Langgar Karantina, Awak Kabin Vietnam Airlines Dipenjara Dua tahun

Pernah membayangkan bila harus merasakan kurungan penjara selama dua tahun karena tidak mengikuti aturan karantina di masa pandemi? Mungkin Anda tidak akan bisa membayangkan dan tidak akan mau terjadi seperti itu.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Otoritas Penerbangan Cina Rekomendasikan Awak Kabin Gunakan Popok Selama Bertugas

Namun, seorang awak kabin Vietnam Airlines merasakan hal tersebut. Pasalnya Duong Tan Hau melakukan pelanggaran kanrantina dan membuat sekitar dua ribu orang melakukan tes untuk pemeriksaan virus corona.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman foxnews.com (31/3/2021), Hua yang merupakan awak kabin Vietnam Airlines harus menjalani hukuman dua tahun penjara setelah dinyatakan bersalah melanggar aturan pembatasan dan menyebarkan virus corona kepada orang lain.

Hal ini diumumkan oleh pihak berwenang, di mana pada hari Selasa (30/3/2021) pengadilan Vietnam memvonis Duong Tan Hau karena menyebarkan penyakit menular berbahaya. Pada November, awak kabin berusia 29 tahun itu melanggar perintah karantina nasional selama 14 hari.

Saat itu, menurut Pengadilan Rakyat Kota Ho Chi Minh, Hau berhubungan 46 orang lain setelah penerbangan dari Jepang. Menurut Kementerian Keamanan Publik Vietnam, Hau mengunjungi kafe, restoran dan menghadiri kelas bahasa Inggris. Padahal saat itu Hau harusnya dilakukan dalam isolasi diri di mana dia dinyatakan positif Covid-19 pada 28 November 2020.

Dari pertemuannya dengan orang-orang itu setidaknya tiga terinfeksi virus corona. Pelanggarannya ini menyebabkan karantina dan pengujian pada sekitar dua ribu orang lainnya dan merugikan pemerintah $194.192 (4,48 miliar dong).

“Pelanggaran Hau serius, membahayakan masyarakat dan membahayakan keselamatan masyarakat,” kata media lokal.

Baca juga: Aturan Baru, Singapura Wajibkan Semua Pesawat Punya Area Karantina di Dalam Kabin

Seorang juru bicara maskapai tidak segera tersedia untuk memberikan komentar lebih lanjut kepada Fox News tentang status pekerjaan Hau. Vietnam, sementara itu, telah menerapkan persyaratan pengujian, pelacakan, dan karantina virus corona yang ketat untuk warganya. Hingga saat ini, 2.594 kasus virus corona dan 35 kematian telah dilaporkan di Vietnam, menurut Universitas Johns Hopkins.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru