Monday, April 7, 2025
HomeBandaraAkibat Kegerahan di Kabin, Pria Ini Tak Sengaja Membuka Pintu Darurat

Akibat Kegerahan di Kabin, Pria Ini Tak Sengaja Membuka Pintu Darurat

Pintu darurat jelas hanya digunakan saat pesawat mengalami keadaan yang darurat seperti mendarat di air atau ditempat lainnya. Tetapi apa jadinya jika pintu tersebut di buka dengan sengaja karena seorang penumpang kegerahan? Baru-baru ini seorang penumpang bernama Chen membuka pintu darurat tersebut dan panik.

Baca juga: “Nilai Kredit Sosial” Rendah, Cina Batasi Warga Gunakan Pesawat maupun Kereta Api

KabarPenumpang.com melansir dari laman newsweek.com (1/5/2018), bahwa saat itu diketahui pesawat sedang dalam posisi deplaning atau sedang menunggu pintu pesawat terbuka agar penumpang bisa turun di bandara Mianyang Nanjiao Sichuan dimana pesawat tersebut berangkat dari pulau Hainan. Namun saat menunggu itu, pria 25 tahun tersebut mulai merasa tidak nyaman dan mendorong pegangan pintu terdekatnya yang ternyata adalah pintu keluar darurat.

Dia panik ketika pintu tiba-tiba terjatuh ke dalam dan slide darurat terkembang otomatis keluar. “Karena begitu pengap dan panas di pesawat, saya hanya mendorong pegangan jendela di sebelah saya. Tiba-tiba pintu itu roboh dan saya panik,” ujar Chen.

Sayangnya pihak maskapai dan keamanan tidak yakin dengan penjelasan Chen. Maskapai penerbangan yang tidak disebutkan namanya tersebut mengatakan, kurangnya pengetahuan pria tersebut tidak dapat dimaafkan. Sebab, demonstrasi terkait instruksi keselamatan dan panduan manual darurat diberikan kepada penumpang dalam penerbangan.

Maskapai tersebut menambahkan, pintu darurat tidak akan terbuka tanpa menggunakan kekuatan untuk membukanya. Pihak maskapai menjelaskan, secara khusus semua penumpang yang duduk di pintu keluar darurat dibuat sadar akan tindakan pencegahan dan tanggung jawab ketika duduk dibaris tersebut.

Baca juga: Penasaran, Apa Sih Fungsi Penanda Pada Pintu Darurat di Kabin Pesawat?

Diketahui atas insiden ini Chen ditahan pihak kepolisian setempat selama 15 hari dengan tuduhan pemindahan fasilitas penerbangan tanpa izin. Tak hanya itu, dia juga dikenakan denda 70 ribu Yuan atau sekitar US$11 ribu atau Rp153 juta untuk membayar pemeliharaan maskapai dan biaya penundaan.

Asosiasi Transportasi Udara Cina diketahui juga telah memperketat denda dan periode penahanan untuk penumpang nakal selama beberapa tahun terakhir. Penumpang yang ditemukan merokok atau terlibat perkelahian di bandara maupun pesawat akan dilarang terbang ke seluruh negeri selama satu tahun.

Rasa gerah saat di dalam kabin memang kerap dirasakan, terutama pada penerbangan berbiaya murah. Saat masih di darat dan proses entry penumpang sedang berlangsung, pengatur suhu ruangan kadang tak diaktifkan dengan dalih penghematan biaya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru