Jagad dunia pelayaran dibuat gempar, setelah muncul kabar bahwa kapal pesiar terbesar di dunia, Global Dream II akan di-scrap sebelum pelayaran perdananya. Tentu ini menjadi berita besar, pasalnya pembangunan kapal pesiar tersebut menelan biaya 1,2 miliar poundsterling, di mana kapal itu dipersiapkan untuk mengangkut 9.000 penumpang. Dan sebelum resmi berlayar, nyatanya Global Dream II justru proyeknya dibatalkan dengan bagian-bagian kapalnya akan dilelang.
Baca juga: Jennifer Lopez Jadi Chief Entertainment & Lifestyle di Kapal Pesiar Virgin Voyages
Dikutip dari mirror.co.uk, keputusan untuk scrap bisa saja dibatalkan bila di menit terakhir ditemukan pembeli. Global Dream II adalah kapal besar berukuran 20 dek, punya panjang 342 meter, fasilitas kapal pesiar super mewah ini mencakup taman air luar ruangan yang besar dan bioskop. Tapi ironisnya, kapal raksasa itu sekarang akan diubah menjadi besi tua sebelum pelayaran perdananya.
Global Dream II dibangun oleh perusahaan Jerman-Hong Kong MV Werften dan konstruksinya hampir selesai ketika perusahaan mengajukan kebangkrutan pada awal tahun ini. Kapal itu menelan biaya 1,2 miliar pounsterling untuk pembangunan – yang masih kurang 200 juta poundsterling dari anggarannya – dan telah lama mencari pembeli untuk mencari sisa pendanaan untuk 900 juta poundsterling untuk menyelamatkannya dari opsi di-scrap.
Lantaran Global Dream II gagal meluncur, saat ini posisi kapal pesiar terbesar dipegang oleh Royal Caribbean ‘Wonder of the Seas’ yang dapat memuat 6.988 penumpang.
Sayangnya hingga momen terakhir, pembeli kapal tidak pernah ditemukan dan menurut majalah industri pelayaran Jerman An Bord, kapal itu akan dibongkar dan dijual. Mesin dan beberapa bagiannya akan dijual tetapi lambung bagian bawah akan dilelang untuk dijadikan barang bekas.
Baca juga: Tak Menyerah Akibat Pandemi, Kapal Pesiar di Singapura Tawarkan “Sailing to Nowhere”
Sementara Global Dream II karirnya tamat, sister linernya, kapal Global Dream I, tetap ada di pasaran dan meskipun belum terjual, progran kapal pesiar itu belum akan dihentikan. Besar kemungkinan, kedua Global Dream akan dihapus pada akhir tahun 2023. Namun, ada pengamat yang optimis bahwa kapal mahal itu akan menemukan pembeli pada waktunya.