Sunday, April 6, 2025
HomeHot NewsAkankah Regional Aircraft Kembangan Airbus Mampu Goyang Pasar ATR-72?

Akankah Regional Aircraft Kembangan Airbus Mampu Goyang Pasar ATR-72?

Mungkin beberapa dari Anda masih ingat dengan struktur pesawat Bird of Prey yang diperkenalkan secara resmi pada 19 Juli 2019 kemarin – bertepatan dengan diselenggarakannya ajang Royal International Air Tattoo di Inggris. Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, Bird of Prey merupakan salah satu konsep pesawat rilisan Airbus yang ‘menjiplak’ dari burung elang. Kendati nyeleneh, namun agaknya Airbus enggan melewatkan kesempatan emas untuk mengembangkan Bird of Prey ini.

Baca Juga: “Bird of Prey” – Desain Mahakarya Airbus yang Terinspirasi dari Burung Elang

Nah, kini kabar terbaru dari Bird of Prey sendiri muncul dengan membawa informasi yang lebih detail mengenai pengembangannya kelak. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman imeche.org, tubuh dari burung elang itu sendiri – yang menjadi inspirasi Airbus dalam menciptakan Bird of Prey, dinilai sangat mirip dengan konsep pesawat.

“Tubuh burung elang merupakan gambaran dari fuselage pesawat. Alasan utama dari peniruan ini adalah karena burung elang selalu mengoptimalkan konfirgurasi dari tubuhnya sendiri,” ujar Martin Aston, Airbus Job Transformation Manager.

Jika tidak meleset, maka Bird of Prey ini akan menjadi regional aircraft yang menggunakan propulsi listrik hibrida. Belum ada spesifikasi lebih lanjut yang dibocorkan pihak Airbus terkait pesawat berbentuk unik ini, namun pesawat ini dirancang untuk memboyong 80 penumpang dan bisa menempuh jarak hingga 1.500 km.

Airbus juga rencananya akan menggunakan struktur geodesik dengan serat karbon sebagai material utama dari fuselage-nya.

“Baling-baling akan menawarkan redundansi yang lebih besar, serta daya angkat ekstra pada kecepatan rendah,” sambung Martin.

“Penggunaan bahan bakar dari Bird of Prey juga akan lebih hemat 30 sampai 50 persen dari pada pesawat konvensional yang beroperasi saat ini,” imbuhnya.

Baca Juga: “A380-1000,” Mimpi Airbus Bawa Seribu Penumpang dalam Sekali Terbang

Jika pada pemberitaan sebelumnya disebutkan bahwa pihak Airbus sebenarnya agak sedikit pesimis dengan model Bird of Prey ini, namun dengan hadirnya pernyataan dari Martin Aston ini seolah menyimbolkan bahwa Airbus siap mengambil ancang-ancang untuk mengembangkan Bird of Prey.

Akankah kehadiran Bird of Prey di masa yang akan datang menggoyang pasar regional aircraft yang selama ini disandang oleh ATR-72?

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru