Maskapai penerbangan berbiaya rendah AirAsia asal Malaysia yang awalanya akan membuka rute penerbangan internasional Manado ke Malaysia pada Triwulan I 2018 atau pada Maret mendatang ditunda menjadi Oktober 2018. Pasalnya saat ini pihak maskapai sedang melakukan persiapan dan pengkajian penerbangan lebih lanjut.
Baca juga: Mulai 22 Januari 2018, Rute AirAsia Internasional Pindah ke Terminal 3 Soekarno-Hatta
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai mengatakan, pnerbangan langsung Manado ke Malaysia dalam waktu dekat akan segera terwujud.
“Jadi Oktober nanti kita akan ketambahan satu penerbangan internasional yakni Manado-Malaysia dengan maskapai AirAsia. “Sebenarnya realisasi penerbangan akan lebih cepat diadakan di bulan Maret ini, namum ternyata masih ada beberapa persiapan yang mesti dilakukan AirAsia. Mereka juga sudah berkunjung ke sini,” jelas Minggus yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber.
Nantinya jika sudah berjalan, Minggus mengatakan jadwal penerbangan internasional rute tersebut akan dilakukan seminggu tiga kali. Adanya rute ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara baik itu domestik maupun mancanegara.
“Masyarakat Sulut harus berbangga karena pembukaan rute baru, baik itu domestik maupun mancanegara gencar dilakukan. Sehingga memudahkan untuk konektivitas,” ungkapnya.
Jika tidak ada halangan pada Oktober 2018 mendatang, bandara Sam Ratulangi akan memiliki dua penerbangan internasional reguler. Sebab sebelumnya sudah ada maskapai SilkAir anak perusahaan Singapore Airlines yang melayani penerbangan Manado tujuan Singapura empat kali seminggu.
Sedangkan penerbangan Manado tujuan Cina sampai saat ini masih bersifat charter berjadwal. Di Indonesia, destinasi yang ditawarkan AirAsia diantaranya Bali, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Lombok, Semarang, Palembang, Balikpapan, Solo, Medan, serta Pekanbaru.
Adapun AirAsia Indonesia yang memiliki Kode Maskapai QZ, didirikan pada 8 Desember 2004 melalui usaha bersama AirAsia International Ltd dan PT Awair International dengan pusat di Jakarta, Bali, Surabaya dan Medan.
Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang mengungkapkan pihaknya terus mendorong agar wisatawan semakin banyak datang ke Sulut,. Apalagi dengan semakin banyak dibukanya rute penerbangan baru membuat wisatawan mudah untuk mengunjungi Sulut dari negara lain.
Baca juga: Canangkan Pembayaran Non Tunai, AirAsia Luncurkan Dompet Elektronik “BigPay”
Pemerintah provinsi saat ini terus memberikan fasilitas agar wisatawan mancanegara yang datang semakin nyaman menikmati berbagi keindahan di Sulut
“Apalagi pariwisata memiliki dampak luas,” ungkapnya.