Saturday, April 5, 2025
HomeAnalisa AngkutanGreenpeace: Inilah Negara di Eropa dengan Transportasi Umum Termurah dan Paling Mudah...

Greenpeace: Inilah Negara di Eropa dengan Transportasi Umum Termurah dan Paling Mudah Diakses

Bagi kebanyakan pelancong, mengetahui jenis transportasi umum yang murah dan mudah diakses adalah hal penting, terutama saat bertandang ke Benua Biru, yang untuk kunjungan ke sana memerlukan alokasi budget yang tidak sedikit. Nah, yang jadi pertanyaan, negara Eropa mana yang memiliki transportasi umum termurah dan paling mudah diakses?

Baca juga: Mau Berwisata ke Eropa? Perhatikan Dulu Skor Ramah Lingkungan di Kota-kota Ini

Sebuah laporan Greenpeace belum lama ini telah mengungkapkan keadaan transportasi umum di 30 negara Eropa. Greenpeace memberikan peringkat negara berdasarkan empat kriteria utama, yaitu kesederhanaan sistem tiket, keterjangkauan tiket jangka panjang, diskon untuk kelompok yang kurang beruntung secara sosial, dan pengenaan pajak.

Laporan tersebut juga melihat ibu kota masing-masing, memeringkatnya berdasarkan kategori yang sama. Setiap ibu kota dan negara diberi skor dari kemungkinan 100 poin.

Hasilnya, Luksemburg, Malta, Austria, Jerman, Siprus, dan Spanyol menjadi yang teratas dengan skor tinggi untuk tiket dan diskon yang mudah digunakan. Tallinn di Estonia, Luksemburg dan Valletta di Malta berada di tiga tempat pertama untuk peringkat kota.

Yunani, Kroasia, dan Bulgaria berada di urutan terbawah daftar negara, dengan Bulgaria tidak mencetak poin di salah satu dari empat kategori tadi.
Sementara Amsterdam di Belanda, London di Inggris dan Dublin di Irlandia mendapat skor terburuk untuk biaya dan aksesibilitas.

Kota-kota dengan tiket bulanan atau tahunan termurah saat ini adalah Praha, Bratislava, Roma, dan Wina. Di tempat-tempat ini, biayanya sekitar €0,85 atau kurang per hari setelah penyesuaian tingkat harga.

Madrid di Spanyol juga masuk daftar tetapi hanya sementara dengan diskon 60 persen untuk tiket bulanan yang berlangsung hingga 30 Juni tahun ini. Spanyol juga telah menggratiskan kereta regional dan komuter untuk pengguna setia hingga akhir tahun 2023 meskipun ada beberapa batasan termasuk maksimal empat perjalanan sehari.
Kota dengan tiket transportasi termahal di Eropa adalah London, Dublin, Paris, dan Amsterdam. Tiket di sini akan dikenakan biaya lebih dari €2,25 per hari.

Bisakah angkutan umum gratis meyakinkan orang untuk tidak menggunakan mobil mereka? “Kami tidak secara eksplisit mengadvokasi transportasi gratis,” kata Herwig Schuster, pakar transportasi untuk kampanye Mobilitas untuk Semua Greenpeace.

“Kami selalu mengatakan bahwa transportasi harus terjangkau tetapi tidak gratis. Tallinn di Estonia adalah salah satu kota pertama yang menggratiskan angkutan umum bagi penduduknya pada tahun 2013 dan menyebabkan peningkatan permintaan sebesar 1,2 persen sejak diperkenalkan.

Luksemburg kemudian menjadi negara Eropa pertama yang menggratiskan tiket untuk penumpang dan turis asing. Namun, itu gagal mendorong orang untuk beralih dari mobil. Pada tahun 2022, Malta menjadi negara Uni Eropa kedua yang menggratiskan angkutan umum secara permanen. Tapi itu tidak termasuk semua bentuk transportasi – jalur bus ekspres dan feri tidak termasuk.

Salah satu cara termudah untuk memangkas biaya transportasi adalah menghapus PPN, dengan beberapa negara Eropa Timur mengenakan tarif setinggi 20 persen.
Membuat sistem lebih mudah dinavigasi dengan sistem tiket sederhana juga penting. Schuster mengatakan bahwa kartu elektronik yang dapat digunakan di mana saja – seperti di Belanda – adalah solusi yang baik. Apalagi jika dibandingkan dengan Bulgaria di mana Anda mungkin membutuhkan beberapa tiket untuk bus atau berganti kereta.
Menggabungkan biaya rendah, infrastruktur yang baik, dan sistem tiket yang mudah dipahami dapat menjadi cara terbaik untuk mendorong lebih banyak orang menggunakan transportasi umum.

Tiket Iklim
Greenpeace menyerukan kepada semua negara Eropa yang belum mengurangi biaya transportasi umum untuk memperkenalkan “tiket iklim”. Analisis menunjukkan ‘tiket iklim’ yang ideal belum ada di Eropa. Namun ada beberapa inisiatif menarik yang dapat ditingkatkan dan diterapkan di tempat lain. Greenpeace menyebut tiket iklim adalah tiket angkutan umum yang berlaku untuk semua atau sebagian besar sarana angkutan umum… untuk jangka waktu tertentu.

Misalnya, Schuster mengatakan bahwa meskipun model Austria bagus, harganya terlalu mahal. Tiket Deutschland lebih murah tetapi tidak berlaku di beberapa jaringan transportasi kota.

Baca juga: Mau Cari yang Halal? Ini Dia Lima Destinasi Wisata di Eropa yang Muslim-Friendly

Tiket lintas batas, seperti di Luksemburg, juga menjadi masalah di Eropa. Jika orang harus membeli dua tiket angkutan umum nasional untuk menempuh jarak hanya 30 km, sistem seperti ini tidak berguna. Diskon yang membingungkan dan beragam untuk kelompok yang kurang beruntung secara sosial juga dapat mempersulit perjalanan melintasi benua.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru