Monday, April 7, 2025
HomeAnalisa AngkutanMenari di Atas Penderitaan Maskapai Rusia, Maskapai 6 Negara Dapat Slot Bandara...

Menari di Atas Penderitaan Maskapai Rusia, Maskapai 6 Negara Dapat Slot Bandara Heahtrow Senilai Rp1 Triliun

Bola liar slot terbang atau slot pendaratan (landing slot) dan slot lepas landas (take off slot) di Bandara London Heathrow yang ditinggal tiga maskapai Rusia akhirnya direbut maskapai dari enam negara; Avianca (Kolombia), China Airlines (Taiwan), JetBlue (Amerika Serikat), Virgin Atlantic (Inggris), Vistara (India), dan WestJet (Kanada).

Baca juga: Apa Itu Landing Slot Bandara, yang Bikin Maskapai Rusia Rugi Rp1 Triliun Gegara Inggris?

Usai merebut slot lepas landas dan mendarat di bandara tersibuk di Eropa itu, keenam maskapai tersebut berhak melakukan lepas landas dan mendarat di jam-jam yang sudah diatur untuk periode Musim Dingin tahun 2022-2023 mendatang.

Menurut Edmond Rose, konsultan strategi penerbangan dan mantan Chief Executive Officer di Airport Coordination Limited, terpilihnya enam maskapai tersebut ditunjuk mengisi 1.344 slot bandara yang ditinggalkan maskapai Aeroflot, Ural Airlines, dan Rossiya karena memenuhi syarat.

“Keragaman destinasi yang akan mereka layani sangat mengesankan, menyentuh empat benua. JetBlue dan Vistara sangat beruntung mendapatkan slot berharga yang dialokasikan untuk setiap hari dalam seminggu. Kedatangan pagi JetBlue sangat berharga untuk operasi transatlantik,” jelasnya, seperti dikutip Simple Flying.

Dari keenam maskapai tersebut, semuanya memiliki jam atau slot yang berbeda. Virgin Atlantic, Vistara, dan JetBlue beruntung bisa memperoleh slot Bandara Heathrow untuk mengoperasikan penerbangan harian atau setiap hari selama sepekan.

Maskapai nasional Kolombia yang juga salah satu maskapai tertua di dunia, Avianca dan maskapai asal Taiwan, China Airlines, akan mengoperasikan empat penerbangan mingguan atau empat kali dalam sepekan dan Westjet tiga penerbangan mingguan atau tiga kali dalam sepekan.

Sebelumnya, Pemerintah Inggris melarang maskapai Rusia menjual slot bandara atau airport slot, yang terdiri dari slot terbang atau slot pendaratan (landing slot) dan slot lepas landas (take off slot). Itu berarti, tiga maskapai yang tergabung dalam Aeroflot Group, Aeroflot, Ural Airlines, dan Rossiya bisa dipastikan kehilangan uang senilai US$62 juta atau sekitar nyaris Rp1 triliun akibat kebijakan tersebut.

“Selama Putin melanjutkan serangan biadabnya di Ukraina, kami akan terus menargetkan ekonomi Rusia,” kata Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss dalam sebuah pernyataan pada 19 Mei 2022. “Kami telah menutup wilayah udara kami untuk maskapai Rusia. Hari ini kami memastikan mereka tidak dapat menguangkan slot pendaratan (landing slot) mereka yang menguntungkan di bandara kami,” tambahnya.

“Setiap sanksi ekonomi memperkuat pesan jelas kami kepada Putin – kami tidak akan berhenti sampai Ukraina menang,” tegasnya.

Baca juga: Diamuk Putin, Cina Akhirnya Tegas Bantu Rusia Lawan Barat, Kirim Pasokan Suku Cadang Pesawat

Senada dengan Liz, Menteri Transportasi, Grant Shapps turut memberikan komentar terkait slot pendaratan maskapai Rusia di bandara Inggris.

“Hari ini, Pemerintah Inggris telah membangun tindakan tegas yang telah kami ambil terhadap maskapai penerbangan utama Rusia Aeroflot, bersama dengan Rossiya dan Ural Airlines. Ini berarti mereka tidak akan dapat menggunakan slot pendaratan mahal mereka di bandara Inggris. Tindakan kami juga akan mencegah Rusia menjual slot, dan menguangkan hingga £50 juta (US$62 juta),” ujarnya.
























RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru