Lantaran berlokasi di bandara, maka sajian kuliner kerap menjadi sorotan lebih tajam. Maklum, bandara adalah etalase dan gerbang keluar masuk lalu lintas manca negara. Seperti belum lama berselang, Kementerian Kesehatan Singapura dan Badan Pengawas Makanan Singapura (SFA) telah menangguhkan layanan dan operasi di restoran Burger & Lobster yang berlokasi di Bandara Jewel Changi.
Baca juga: Sajikan Makanan ‘Lembek,’ Sejumlah Penumpang British Airways Keracunan
Dikutip dari channelnewsasia.com (16/5/2022), keputusan penangguhan pada restoran disebut terkait keracunan yang menimpa 17 orang. Kemenkes Singapura dalam rilis mereka sedang menyelidiki enam insiden gastroenteritis yang mempengaruhi 17 orang yang mengonsumsi makanan yang disiapkan oleh restoran antara tanggal 7 dan 15 Mei 2022.
“Mengingat adanya dugaan penularan yang sedang berlangsung, SFA telah menangguhkan operasi bisnis makanan Burger and Lobster Singapore Pte Ltd di Jewel Changi Airport, berlaku mulai 16 Mei 2022 hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata pihak berwenang, Senin.
Tentang korban keracunan, empat dari mereka yang terkena dampak dirawat di rumah sakit. Satu telah dipulangkan, dan tiga kasus rawat inap yang tersisa saat ini stabil, tambah mereka.
Semua karyawan yang bekerja di restoran tersebut diharuskan untuk mengikuti kembali dan lulus Kursus Keamanan Pangan Level 1 dan tes negatif untuk patogen bawaan makanan sebelum mereka dapat melanjutkan pekerjaan sebagai karyawan restoran.
Petugas kebersihan makanan yang ditunjuk yang bekerja di tempat tersebut juga diwajibkan untuk menghadiri kembali dan lulus kursus Audit Kebersihan Makanan dan Minuman Kualifikasi Keterampilan Tenaga Kerja sebelum mereka dapat melanjutkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan makanan.
Pemegang lisensi juga diharuskan untuk membersihkan dan mensanitasi tempat, termasuk peralatan dan perkakas dan membuang semua makanan siap makan dan makanan yang mudah rusak.
Baca juga: Jewel Changi, Berawal dari Ide Tempat Parkir Kini Menjadi Taman Spektakuler Dalam Ruangan
SFA mengingatkan semua operator makanan untuk mengamati makanan yang baik dan praktik kebersihan pribadi setiap saat. Pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar Undang-Undang Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan.