Monday, April 7, 2025
HomeDaratZipCharger Hadirkan GoHub Untuk Bantu Pengendara Mengisi Daya Pada Mobil Listrik

ZipCharger Hadirkan GoHub Untuk Bantu Pengendara Mengisi Daya Pada Mobil Listrik

Kendaraan listrik yang kini mulai hadir memenuhi jalanan di dunia, membutuhkan pengisian daya ketika baterai mulai melemah. Namun, sayangnya tempat pengisian daya ini belum banyak hadir dan pada akhir tahun lalu, ZipCharger yang adalah startup asal Inggris mengumumkan pengembangan powerbank berbentuk koper.

Baca juga: BlueSG Singapura Hadirkan Stasiun Pengisian Daya untuk Mobil Listrik Lain

Powerbank ini, bisa digunakan oleh pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya baterai pada mobil mereka. Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com (28/4/2022), ide yang diungkapkan berikutnya merupakan pusat pengisian dan penyimpanan modular yang disebut GoHub. Meski begitu, yang perlu dicatat adalah powerbank Go belum diproduksi.

Tetapi ZipCharger mengharapkan jendela pra pemesanan mulai dibuka tahun ini dengan pembelian langsung dan model berlangganan sudah ada. Mereka menyebutkan, dengan diperkenalkannya GoHub, perusahaan juga ingin menambahkan opsi sewa. Walaupun belum diproduksi, platform dasar GoHub akan tersedia dalam dua varian dengan salah satunya bisa dimasukkan ke dalam tempat parkir mobil biasa di pusat perbelanjaan, taman bisnis atau area beraspal di pusat komunitas.

Satu sisi unit akan mampu menampung lima powerbank Go yang bisa disewa oleh pengemudi EV saat mereka membutuhkan seperti stasiun pertukaran baterai dari perusahaan seperti Gogoro. Nantinya akan ada satu GoHub dengan dua sisi sehingga berisi sepuluh powerbank. Untuk menggunakan powerbank tersebut, pengemudi akan memesan melalui aplikasi seluler.

Kemudian ke GoHub dan pintu akan terbuka saat didekati sehingga powerbank bisa dilepas dari dok pengisian dayanya dan didorong ke tempat mobil listrik untuk dicolok dan diisi ulang. Setiap Go memiliki baterai 4, 6 atau 8 kWh, dan setelah powerbank memberikan semuanya, pengemudi akan menerima pemberitahuan melalui aplikasi dan unit dapat dicabut dan dikembalikan ke hub untuk diisi ulang sebelum tersedia ke pelanggan berikutnya.

ZipCharge telah mengumumkan struktur harga sederhana di mana setiap pengisian 4 kWh akan dikenakan biaya satu dolar, tanpa dikenakan biaya koneksi tambahan. Jelas satu powerbank Go tidak akan cukup untuk mengisi baterai EV sepenuhnya, tetapi perusahaan menganggap itu bisa menambah jangkauan hingga 32 km yang mungkin cukup untuk membuat pengemudi pulang dalam keadaan darurat.

GoHub sendiri akan dibangun menggunakan bahan komposit nabati, kayu laminasi yang direkatkan (glulam) dari sumber bersertifikat FSC dan baja daur ulang dari kendaraan ICE bekas. Selain sebagai rumah bagi powerbank EV, ZipCharge melihat GoHub berfungsi sebagai hotspot WiFi komunitas, memanen air hujan untuk atap hijau atau panel surya olahraga atau turbin angin mini.

Mereka bahkan dapat melakukan tugas ganda sebagai titik pengisian atau penyewaan untuk ebike atau skuter listrik. GoHubs perlu disambungkan ke jaringan, tetapi juga dirancang untuk memuat sistem penyimpanan energi 100 kWh + built-in yang menggunakan baterai masa pakai kedua, dan akan menyertakan baterai Go yang sudah habis masa pakainya dengan pendekatan melingkar sementara juga berpotensi membantu penyeimbangan jaringan.

“The Go dan GoHub adalah komponen integral dari platform energi masa depan kami, yang menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan penyimpanan energi terdistribusi di rumah dan titik energi publik kami untuk menyediakan berbagai layanan energi bagi pelanggan kami,” kata pendiri Richie Sibal.

“Kami akan menggunakan teknologi untuk memecahkan ketidaksetaraan yang ada di sekitar akses ke pengisian daya dan energi dengan menempatkan unit ZipCharge Go dalam jarak lima menit berjalan kaki dari tempat orang tinggal dan parkir,” tambahnya.

Baca juga: Kempower Jadi Solusi Pengisian Daya di Bus Listrik Swedia

Ini adalah ide yang menarik, dan infrastruktur pengisian daya di masa depan kemungkinan besar akan perlu menyertakan solusi inovatif yang beragam untuk memenuhi kebutuhan berbagai pengguna EV di masa depan transportasi listrik kita. Dan ZipCharge ingin masuk lebih awal, menetapkan target ambisius untuk menyebarkan 100.000 GoHub di seluruh dunia pada tahun 2030. Video di bawah ini memiliki lebih banyak.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru