Sunday, April 6, 2025
HomeAngkutan FerryPT ASDP Perkirakan Puncak Arus Balik Mulai H+4 hingga H+7 Lebaran

PT ASDP Perkirakan Puncak Arus Balik Mulai H+4 hingga H+7 Lebaran

Musim libur Lebaran sebentar lagi usai, apalagi untuk para pekerja kantoran, cuti bersama terakhir 28 Juni 2017 besok. Ini membuat arus mudik dari luar daerah meningkat, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimis mampu melayani arus balik penyeberangan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi sebagai lintasan tersibuk untuk arus balik dari Sumatera menuju Jawa diperkirakan akan terjadi kenaikan trafik penumpang dan kendaraan lima persen dari Bakauheni menuju Merak. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Faik Fahmi mengatakan, layanan arus balik penyeberangan diprediksi akan mulai meningkat akhir pekan ini. Diperkirakan puncak arus mudik dari Bakauheni menuju Merak Jumat (30/6/2017) atau H+4, Sabtu (1/7/2017) atau H+5 dan Minggu (2/7/2017) atau H+6.

Baca juga: University of Liege Sabet Gelar Juara Perhelatan Desain Kapal Ferry di New York

“Arus balik diperkirakan akan lebih terdistribusi, dikarenakan waktu kepulangan yang lebih panjang karena berbarengan libur anak sekolah yang baru aktif kembali tahun ajaran baru pada 17 Juli mendatang. Selain itu juga ada tradisi Lebaran Ketupat, sehingga ada sebagian pemudik yang masih menambah waktu libur di kampung halaman,” tutur Faik, Selasa (27/6/2017) melalui siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com.

Tahun ini, ASDP menambah titik area penjualan tiket diluar pelabuhan atau buffer zone di tiga tempat yakni Terminal Rajabasa, RM Begadang 4 dan Masjid Kalianda. Dengan adanya buffer zone ini, Faik dan pihak ASDP berharap agar pengguna jasa bisa memanfaatknya untuk membeli tiket online berjadwal maupun bisa beristirahat sehingga perjalanan bisa berjalan lancar dan aman.

Faik mengatakan, saat ini di pelabuhan Bakauheni selain di operasikannya kapal berukuran besar sebanyak 32 unit di enam dermaga, PT ASDP Cabang Bakauheni juga menambah loket dan toll gate dengan total mencapai 49 unit. “Loket penumpang dari eksisting 6 unit, ditambah 12 unit menjadi 18 unit. Lalu, untuk roda 2 dari eksisting 7 unit, ditambah 7 unit menjadi 14 unit, dan untuk roda 4 dari eksisting 8, ditambah 9 unit menjadi 17 unit. Total penambahan ada 28 unit loket, sehingga ada 49 unit loket yang bisa digunakan oleh pengguna jasa. Kami harapkan tidak ada antrian signifikan, karena loket yang tersedia cukup memadai,” tutur GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Eddy Hermawan.

Baca juga: BC Ferries Operasikan Kapal Ferry Pertama dengan Bahan Bakar Ganda

Berdasarkan data posko Bakauheni, dari total penumpang arus mudik yang naik dari Merak-Bakauheni sejak H-7 hingga hari HH Lebaran sebanyak 999.462 orang, telah kembali dari Bakauheni hingga hari ini sebanyak 415.765 orang atau baru sekitar 41,6 persen. Jadi, masih 583.597 orang lagi yang belum kembali dari Sumatera ke Jawa.

Untuk roda 2, dari total 85.868 unit yang menyeberang dari Merak sejak H-7 hingga HH Lebaran, telah kembali dari Bakauheni hingga hari ini sebanyak 12.530 atau sekitar 14,6 persen. Jadi, masih 73.338 unit sepeda motor yang belum kembali.

Sedangkan untuk roda 4, dari total 102.540 unit yang menyeberang dari Merak sejak H-7 hingga HH Lebaran, baru kembali dari Bakauheni hingga hari ini sebanyak 47.052 atau baru 45,9 persen. Jadi, masih ada sekitar 55.488 unit roda 4 yang belum kembali dari Sumatera ke Jawa.

Adapun total kendaraan yang belum kembali dari Sumatera ke Jawa, dari total 208.156 unit mobil yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni pada H-7 hingga hari Lebaran, tercatat baru 76.141 unit yang sudah menyeberang kembali ke Merak atau baru sekitar 36,6 persen. Jadi, masih ada sekitar 132.015 unit kendaraan lagi yang belum kembali ke Jawa.

Tembus 24 persen secara total selama arus mudik, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil menyeberangkan 999.462 orang dari Jawa ke Sumatera. Angka tersebut naik 12,4 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 889.297 orang. Lalu, untuk roda dua, tercatat 85.868 unit atau naik 4,5 persen dibandingkan tahun lalu 82.157 unit, roda empat mencapai 102.540 unit atau naik 14,9 persen dibandingkan tahun lalu 89.221 unit.

Baca juga: Kereta Ferry, Sensasi Naik Kereta di Tengah Laut

Roda empat atau lebih tercatat 122.288 unit atau naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 106.101 unit. Sehingga total kendaraan seluruhnya mencapai 208.156 unit atau naik 10,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 188.258 unit. Selain itu untuk kali pertama, Perseroan juga sukses menggelar layanan penjualan tiket online dengan pencapaian 24 persen.

“Untuk tahap awal, pencapaian ini sudah cukup baik karena menunjukkan animo masyarakat terhadap tiket online sudah mulai muncul. Harapannya kedepan pengguna jasa akan beralih ke pembelian secara online,” kata Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry Christine Hutabarat.

Terkait dengan kejadian tertabraknya dermaga 3 Pelabuhan Merak oleh KMP Portlink III pada Senin (26/6/2017), saat ini masih dalam tahap perbaikan namun tetap beroperasi normal dengan penggunaan fender (bemper peredam benturan) darurat. “Untuk KMP Portlink III sendiri saat ini belum beroperasi, dan masih dalam pemeriksaan, namun dipastikan akan kembali beroperasi pada Kamis (29/6/2017),” tutur Christine.

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru